Curi Poin di Kanjuruhan! Persik Tahan Arema 1-1, Marcos Reina Ungkap Kuncinya

Ubaidillah • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 06:13 WIB
Pelatih Persik Kediri Marcos Reina bersama gelandang Krisna Bayu Otto. (Foto: Muhammad Aminudin/detik)
Pelatih Persik Kediri Marcos Reina bersama gelandang Krisna Bayu Otto. (Foto: Muhammad Aminudin/detik)

 

RadarBangkalan.id - Persik Kediri berhasil mencuri satu poin setelah menahan imbang Arema FC dengan skor 1-1 pada pekan ketiga Super League 2026/2027. Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Macan Putih setelah mampu bertahan dari tekanan Arema, terutama pada menit-menit akhir pertandingan.

Duel Arema FC vs Persik Kediri berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat (18/9) sore. Persik sejatinya membidik kemenangan, tetapi satu poin dari laga tandang tetap disyukuri setelah Singo Edan meningkatkan intensitas serangan di babak kedua.

Baca Juga: Insiden Diare di HYROX Beijing, Joanna Wietrzyk Putuskan Mundur

Pelatih Persik Kediri Marcos Reina menyebut kedisiplinan taktik menjadi salah satu faktor penting di balik keberhasilan timnya mengamankan poin. Persik juga mampu mengantisipasi sejumlah kelebihan Arema, termasuk serangan balik cepat dan situasi bola mati.

Menurut Reina, para pemain mampu menjalankan instruksi dan gameplay dengan baik, terutama hingga memasuki pertengahan babak kedua.

"Kami berniat untuk membawa pulang kemenangan dari laga ini, dan kami bermain baik sampai sekitar menit ke-70. Nah setelah itu Arema mencoba melakukan tekanan," ujar Reina usai pertandingan.

Persik Antisipasi Tekanan Arema

Setelah Arema mulai meningkatkan tekanan, Persik lebih banyak berkonsentrasi menjaga pertahanan. Meski gagal menambah gol, skuad Macan Putih tetap mampu mempertahankan kedudukan hingga pertandingan berakhir.

Baca Juga: PERDOSKI Buka Suara soal Skin Booster 'Kulit Mayat' dari Korea

"Kami tidak berhasil mencetak gol lagi, tapi tetap berhasil membawa pulang satu poin. Kami juga berhasil mengatasi set piece dari Arema dan saya bangga dengan penampilan dari para pemain," sambungnya.

Marcos menjelaskan bahwa permainan dengan tekanan tinggi sejak awal merupakan identitas yang terus dibangun bersama skuad Persik. Timnya berusaha mengambil inisiatif melalui pembangunan serangan dari lini belakang untuk mengurangi keleluasaan Arema dalam mengontrol pertandingan.

Baca Juga: Pria di Bondowoso Ditangkap, Diduga Perkosa Anak Tiri Selama 4 Tahun

"Kami berusaha untuk membangun dengan tiga sampai empat pemain dan membuat Arema tertekan. Arema di laga lain berhasil menguasai kontrol pertandingan, tapi tidak terjadi hari ini karena kami berhasil mengantisipasinya," bebernya.

Counter Attack dan Set Piece Arema Jadi Perhatian

Reina menegaskan bahwa Persik telah memberikan perhatian khusus terhadap kemampuan Arema dalam melakukan serangan balik cepat serta memanfaatkan situasi set piece.

Antisipasi tersebut menjadi bagian penting dari strategi Persik untuk menghindari kekalahan, terutama ketika Arema semakin agresif pada penghujung pertandingan.

"Kami tahu Arema hebat di counter attack dan juga punya kecepatan di set piece (bola mati), tapi hal itu sudah kami antisipasi. Kami menekan di daerah wilayah kotak penalti. Di menit-menit terakhir mereka lebih agresif dan memainkan strategi mental, tapi kami sudah mengantisipasinya. Arema adalah tim yang sangat berkualitas," tambahnya.

Baca Juga: Nama Dicatut dalam Kasus Pasar Karangploso, Anggota DPRD Malang Adeng Lapor Polisi

Reina menilai lini pertahanan Persik mampu menjalankan tugas dengan baik meski mendapat tekanan besar pada menit-menit terakhir. Disiplin pemain dalam menjaga area pertahanan menjadi salah satu faktor Persik bisa membawa pulang satu poin dari Kanjuruhan.

Bayu Otto Akui Persik Lebih Fokus Bertahan

Gelandang Persik Kediri Krisna Bayu Otto juga menilai satu poin dari laga tandang melawan Arema memiliki arti penting. Ia mengakui pertandingan berjalan dinamis, terutama ketika Arema meningkatkan intensitas serangan pada babak kedua.

Baca Juga: Pekerja Proyek Revitalisasi SDN Suko 1 Sidoarjo Diduga Abaikan Standar K3

"Secara keseluruhan kita melakukan pertandingan yang bagus. Satu poin di away ini sangat penting bagi kami untuk ke depannya, karena perjalanan masih panjang dan kami akan terus evaluasi agar bisa lebih baik dan lebih kompak lagi," kata Bayu Otto terpisah.

Bayu Otto juga mengakui perubahan komposisi pemain Arema di lini depan sempat membuat Persik harus mengubah fokus permainan. Tambahan pemain ofensif membuat pertahanan Macan Putih mendapat tekanan lebih besar pada fase akhir pertandingan.

"Mungkin Arema memasukkan pemain-pemain depan lebih banyak dan terus menggempur pertahanan kita, jadi kita lebih fokus ke pertahanan. Mungkin itu yang sedikit mengganggu skema kita di menit-menit akhir babak kedua tadi," tutupnya.

Baca Juga: Kru MV Mau Hau Ungkap Detik-detik Evakuasi Korban KM Virgo Transport 8

Editor : Ubaidillah
persik kediri arema fc malang Super League stadion kanjuruhan