RadarBangkalan.id - Warga pesisir Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dikejutkan dengan penemuan ratusan batang kayu gelondongan yang terdampar di sepanjang pantai, Minggu (20/9/2026). Kayu-kayu berukuran besar itu ditemukan membentang dari pesisir Desa Dungkek hingga Desa Bicabbi.
Hingga kini, belum diketahui pemilik maupun asal kayu gelondongan tersebut. Warga menduga kayu itu merupakan bagian dari muatan kapal yang terjatuh ke laut setelah kapal dihantam cuaca buruk.
Baca Juga: Petani Bojonegoro Ambil 2 Kayu Jati, Upaya Restorative Justice Ditolak Perhutani
Ratusan Kayu Terdampar di Pesisir Dungkek
Salah seorang warga Dungkek, Fathorrahman, mengatakan kayu gelondongan mulai ditemukan sejak Sabtu malam hingga Minggu siang. Jumlahnya disebut mencapai ratusan batang.
"Ditemukan mulai tadi malam sampai tadi siang. Jumlahnya banyak, mungkin sampai ratusan batang," kata Fathorrahman.
Kayu yang ditemukan warga memiliki ukuran cukup besar. Diameter batang diperkirakan mencapai sekitar satu meter, sedangkan panjangnya berkisar antara 4 hingga 5 meter.
Baca Juga: Rp101 Miliar untuk 56 Ruas Jalan Bangkalan, FPB Minta Pengawasan Diperkuat
Kayu-kayu tersebut ditemukan di sepanjang pesisir Desa Dungkek hingga Desa Bicabbi, Kecamatan Dungkek. Warga kemudian melaporkan temuan tersebut untuk mendapat penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut.
Nelayan Khawatir Perahu Rusak
Keberadaan ratusan batang kayu di sekitar pesisir membuat warga, khususnya nelayan, khawatir. Kayu-kayu berukuran besar tersebut berpotensi mengganggu aktivitas perahu yang ditambatkan maupun bergerak di sekitar perairan pesisir.
Baca Juga: Kemarau Panjang Picu Kebakaran Lahan di Towuti, TNI-Polri dan Damkar Bergerak Cepat
"Warga sangat khawatir karena ini bisa mengganggu perahu nelayan. Takut perahunya pecah, apalagi kondisi cuaca saat ini cukup ekstrem," ujarnya.
Kekhawatiran warga semakin besar karena kondisi cuaca yang disebut cukup ekstrem. Batang-batang kayu yang berada di sekitar pantai dapat terbawa gelombang atau berpindah mengikuti arus sehingga berpotensi mengganggu aktivitas nelayan.
BPBD dan Polisi Cek Lokasi
Sementara itu, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep bersama aparat kepolisian menuju lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan.
Petugas juga melakukan pengecekan guna mengantisipasi kemungkinan adanya dampak terhadap aktivitas masyarakat di pesisir, terutama nelayan.
Baca Juga: 500 Personel Dikerahkan, Karhutla Gunung Wilis di Nganjuk Dipastikan Mereda
Hingga berita ini ditulis, belum diketahui secara pasti jumlah keseluruhan kayu gelondongan yang terdampar maupun identitas pemiliknya. Petugas masih melakukan pengecekan dan pendataan di lokasi.
Dugaan bahwa kayu tersebut merupakan muatan kapal yang terjatuh ke laut juga masih sebatas dugaan warga dan belum mendapat konfirmasi dari petugas. Asal-usul serta penyebab kayu tersebut terdampar masih menunggu hasil pemeriksaan di lapangan.
Baca Juga: Dugaan Pelecehan Pelamar Kerja, Disperinaker Surabaya Temukan Fakta soal Lowongan PT Hersindo
Editor : Ubaidillah