Muzakki Dicopot, Mahasiswa UINSA Tetap Segel Kampus hingga Rektor Definitif Ditetapkan

Ubaidillah • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 13:27 WIB
Kampus UINSA Surabaya disegel Mahasiswa (Foto: Esti Widiyana/detik)
Kampus UINSA Surabaya disegel Mahasiswa (Foto: Esti Widiyana/detik)

 

RadarBangkalan.id - Pemberhentian Akhmad Muzakki dari jabatan Rektor UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya belum menghentikan aksi mahasiswa. Mahasiswa tetap menyegel kampus dan menduduki gedung rektorat hingga rektor definitif ditetapkan.

Wakil Presiden BEM UIN Sunan Ampel, Fadlurrakhman Fazle Purwardana, mengatakan aksi akan terus dilakukan karena mahasiswa masih memperjuangkan tujuh tuntutan lainnya.

Baca Juga: Ambulans BPJS Watch Bawa Jenazah ke Sampang Diduga Dihalangi Oknum Satpol PP Surabaya

 

"Kita lanjut menyegel kampus dan menduduki rektorat hingga rektor definitif ditetapkan," kata Wakil Presiden BEM UIN Sunan Ampel, Fadlurrakhman Fazle Purwardana, saat dikonfirmasi detikJatim, Kamis (24/9/2026).

Mahasiswa Masih Perjuangkan 7 Tuntutan

Fadlurrakhman mengatakan pencopotan Muzakki dari jabatan rektor belum membuat mahasiswa menghentikan aksi. Menurutnya, masih terdapat tujuh tuntutan yang menjadi agenda perjuangan mahasiswa.

Beberapa di antaranya berkaitan dengan perbaikan sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT), transparansi kampus, hingga pencabutan kebijakan jam malam.

Baca Juga: Terjerat Utang Rp100 Juta dan Kena PHK, Pria Ini Curi 10 Motor di Mojokerto

"Karena kita masih tetap akan memperjuangkan 7 tuntutan lainnya," pungkasnya.

Baca Juga: 28 Siswa MI di Jember Keracunan Usai Santap MBG, Susu Kedelai Disorot

Mahasiswa yang akrab disapa Ale itu juga menilai Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UINSA yang telah ditunjuk belum memiliki kewenangan untuk memenuhi tuntutan mahasiswa dalam gelombang aksi tersebut.

"PLT rektor tidak memiliki kapasitas untuk memenuhi tuntutan mahasiswa," tutupnya.

Muzakki Resmi Diberhentikan sebagai Rektor UINSA

Sebelumnya, Rektor UINSA Surabaya Akhmad Muzakki mengajukan pengunduran diri dari jabatannya. Menteri Agama Nasaruddin Umar kemudian resmi memberhentikan Muzakki dari jabatan Rektor UINSA.

Pemberhentian tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) No. 060729/MA.KP.07/09/2026.

Baca Juga: BGN Pecat Karyawan SPPG yang Diduga Ejek Korban Keracunan MBG dari Karo

"KMA tentang pemberhentian Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya terbit menyusul surat pernyataan pengunduran diri yang disampaikan oleh Prof. Muzakki pada 22 September 2026," terang Kepala Biro SDM Setjen Kemenag, Muhammad Zain, di Jakarta, Kamis (24/9/2026).

"Melalui KMA yang terbit pada 23 September 2026 ini, Menag memberhentikan Prof. Muzakki dengan hormat dan ucapan terima kasih atas jasa-jasanya selama ini," ucap M Zain.

Amien Suyitno Ditunjuk sebagai Plt Rektor UINSA

Setelah memberhentikan Muzakki, Menag Nasaruddin Umar menunjuk Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Amien Suyitno sebagai Plt Rektor UIN Surabaya.

Baca Juga: 28 Siswa MI di Jember Keracunan Usai Santap MBG, Susu Kedelai Disorot

Penunjukan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Agama No. 17 Tahun 2021 tentang Perubahan atas PMA No. 68 Tahun 2015 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Rektor/Ketua Perguruan Tinggi Keagamaan yang Diselenggarakan Pemerintah.

Pasal 12 regulasi tersebut mengatur bahwa apabila masa jabatan rektor/ketua berakhir sementara rektor/ketua yang baru belum dilantik, Menteri Agama dapat menetapkan perpanjangan masa jabatan atau mengangkat pejabat lain sebagai Plt hingga rektor/ketua baru dilantik.

"Jadi selaku Plt, Prof Suyitno akan bertugas sampai dengan dilantiknya Rektor UIN Surabaya yang baru dalam waktu secepatnya," tandasnya.

Aksi Mahasiswa UINSA Sudah Berlangsung Berhari-hari

Terpilihnya kembali Muzakki sebagai Rektor UINSA sebelumnya mendapat penolakan dari mahasiswa dan dosen. Mahasiswa kemudian menggelar aksi unjuk rasa selama beberapa hari.

Aksi tersebut juga diikuti dengan penyegelan kampus. Dampaknya, aktivitas perkuliahan di UINSA sempat diterapkan secara daring.

Baca Juga: Pemuda Gresik Histeris Saat Digerebek Polisi, 15 Paket Sabu Ditemukan di Kos Surabaya

Meski Muzakki kini telah diberhentikan dari jabatan rektor, mahasiswa menegaskan aksi belum berakhir. Mereka menyatakan akan tetap menyegel kampus dan menduduki gedung rektorat hingga rektor definitif ditetapkan.

Editor : Ubaidillah
uinsa demo mahasiswa uinsa akhmad muzakki rektor uinsa