292 Peserta Ikuti Lomba Desain Batik Lamongan 2026, Karya Terbaik Berpeluang Jadi Motif Pelajar

Ubaidillah • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 06:22 WIB
Dekranasda Lamongan Gelar Lomba Desain Batik (Foto: Istimewa)
Dekranasda Lamongan Gelar Lomba Desain Batik (Foto: Istimewa)

 

LAMONGAN ~ RadarBangkalan.id – Sebanyak 292 peserta mengikuti Lomba Desain Batik Lamongan 2026 yang digelar Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Lamongan. Peserta berasal dari kategori umum hingga pelajar SD, SMP, dan MTs.

Rangkaian lomba diawali dengan workshop dan technical meeting yang berlangsung di Pendopo Lokatantra Lamongan, Kamis (24/9/2026). Khusus kategori umum, lomba tahap II dijadwalkan berlangsung pada 4 Oktober 2026.

Ketua Dekranasda Lamongan Anis Kartika Yuhronur Efendi mengatakan, workshop diberikan sebagai pembekalan agar peserta mampu menghasilkan desain batik yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga dapat diaplikasikan pada kain dan memiliki nilai jual.

Baca Juga: Muzakki Dicopot, Mahasiswa UINSA Tetap Segel Kampus hingga Rektor Definitif Ditetapkan

Menurut Anis, peserta perlu mengubah cara pandang terhadap lomba desain batik. Desain yang dibuat tidak cukup hanya terlihat bagus di atas kertas, tetapi harus memungkinkan untuk diproduksi menjadi kain batik.

"Penilaian bukan hanya dari bagusnya warna dan kesesuaian tema, tetapi juga bagaimana desain tersebut dapat diaplikasikan di kain. Kami ingin karya yang dihasilkan tidak berhenti sebagai karya lomba, tetapi bisa digunakan dan dirasakan masyarakat," tutur Anis.

Karya Terbaik Berpeluang Jadi Motif Batik Lamongan

Anis menyebut desain terbaik dari lomba tersebut berpotensi dikembangkan menjadi bagian dari identitas batik Lamongan. Salah satu peluangnya adalah menjadikan desain tersebut sebagai motif yang digunakan untuk seragam batik pelajar.

Baca Juga: Ambulans BPJS Watch Bawa Jenazah ke Sampang Diduga Dihalangi Oknum Satpol PP Surabaya

"Jadi hasil karya peserta diharapkan tidak hanya menjadi karya lomba, tetapi bisa dikembangkan dan dimanfaatkan lebih luas," ujarnya.

Baca Juga: Terjerat Utang Rp100 Juta dan Kena PHK, Pria Ini Curi 10 Motor di Mojokerto

Workshop menghadirkan pemilik Batik Tulis Soedjono Lamongan, Umbar Basuki. Ia memberikan materi mengenai kreativitas, kebebasan berekspresi, desain kontemporer hingga eksklusivitas motif dalam pengembangan batik.

292 Peserta Ikuti Lomba Desain Batik

Ketua Harian Dekranasda Lamongan sekaligus Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Lamongan Anang Taufik mengatakan, total peserta Lomba Desain Batik Lamongan 2026 mencapai 292 orang.

"Peserta terdiri dari 50 peserta umum, 44 peserta SD kelas 1 sampai 3, 71 peserta SD kelas 4 sampai 6, dan 127 peserta SMP atau MTs," kata Anang.

Rinciannya, peserta kategori umum berjumlah 50 orang. Sementara kategori pelajar terdiri dari 44 peserta SD kelas 1-3, 71 peserta SD kelas 4-6, serta 127 peserta SMP atau MTs.

Khusus kategori umum, sebanyak 50 peserta akan melalui proses seleksi untuk menentukan 15 peserta yang berhak melaju ke tahap II.

Baca Juga: BGN Pecat Karyawan SPPG yang Diduga Ejek Korban Keracunan MBG dari Karo

Tahap II Lomba Desain Batik Lamongan 2026 dijadwalkan berlangsung pada 4 Oktober 2026 di Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan.

"Kami berharap workshop ini memberikan wawasan dan inovasi kepada peserta, sehingga karya yang dihasilkan tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki daya saing, nilai pasar, dan mampu memperkuat identitas Lamongan," pungkasnya.

Baca Juga: Pemuda Gresik Histeris Saat Digerebek Polisi, 15 Paket Sabu Ditemukan di Kos Surabaya

Editor : Ubaidillah
pemkablamongan lomba desain batik batik lamongan dekranasda lamongan