Radarbangkalan.id - Nahas menimpa Sabar (69), warga Desa Lembeyan Wetan, Kabupaten Magetan. Ia tewas setelah tertimpa reruntuhan tembok saat bergotong royong membongkar sebuah rumah kosong pada Jumat (2/10/2026).
Dalam kejadian tersebut, seorang warga lainnya bernama Miranto juga mengalami luka pada bagian kaki setelah tertimpa material bangunan.
Baca Juga:3 Anggota DPRD Gerindra Jatim Terseret Kasus Narkoba, Pengamat Desak Dipecat
Kapolsek Lembeyan Kompol Rohmadi membenarkan kejadian tersebut. Musibah itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB ketika Sabar bersama sejumlah warga tengah merubuhkan bagian bangunan yang sudah lapuk.
"Bangunan tiba-tiba ambruk. Korban tidak sempat menyelamatkan diri hingga tubuhnya tertimbun material, sementara kaki Miranto tertimpa reruntuhan," ujar Rohmadi.
Rumah Kosong Sudah Tidak Layak Huni
Rohmadi menjelaskan rumah kosong yang dibongkar merupakan milik kerabat Sabar. Bangunan tersebut sudah dalam kondisi tidak layak huni sehingga dilakukan pembongkaran secara gotong royong.
Baca Juga: Residivis di Surabaya Ditangkap Bawa 17 Paket Sabu, Pemasok Jadi DPO
Pemilik rumah diketahui telah lama menetap dan membangun tempat tinggal di luar kota.
Baca Juga: Bilik di Pamekasan Diduga Jadi Tempat Transaksi Sabu, Polisi Temukan 15 Bong
Saat proses pembongkaran berlangsung, bagian bangunan yang sudah lapuk tiba-tiba ambruk. Sabar yang berada di sekitar lokasi tidak sempat menyelamatkan diri dan tertimbun material tembok.
Sementara itu, Miranto mengalami luka pada bagian kaki akibat tertimpa reruntuhan.
Sabar Tewas dengan Luka Serius di Kepala
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis di lokasi, Sabar mengalami luka robek serius di bagian belakang kepala akibat terkena material tembok yang ambruk.
Polisi memastikan tidak ditemukan adanya unsur tindak pidana dalam kejadian tersebut. Sabar dinyatakan meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan.
"Korban murni meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan tembok yang dibongkar. Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban," tegas Rohmadi.
Baca Juga: Demi Biayai Judi Online, 2 Pemuda Tuban Bobol 13 Sekolah di Jatim-Jateng
Polisi kemudian melakukan penanganan terhadap kejadian tersebut dan memastikan musibah terjadi saat proses pembongkaran rumah kosong yang sudah tidak layak huni.
Editor : Ubaidillah