News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Harga Beras Melambung Tinggi, Sorgum Bisa Jadi Alternatif, Ini Kelebihannya

Azril Arham • Jumat, 23 Februari 2024 | 04:43 WIB
Sorgum Jadi Alternatif Pengganti Beras
Sorgum Jadi Alternatif Pengganti Beras

RadarBangkalan.id - Dalam beberapa waktu terakhir, masyarakat di Indonesia mulai menghadapi kendala serius terkait dengan kenaikan harga beras yang signifikan.

Bahkan, per tanggal Rabu (21/2), harga beras melambung hingga mencapai Rp18 ribu per kilogram (kg), jauh melampaui kisaran harga sebelumnya yang berkisar antara Rp10 ribu hingga Rp15 ribu per kg untuk kategori premium.

Beras, yang kemudian dimasak menjadi nasi, memang telah lama menjadi salah satu sumber utama karbohidrat bagi masyarakat Indonesia.

Namun, perlu diingat bahwa beras bukanlah satu-satunya pilihan yang tersedia.

Dalam menjawab kebutuhan akan sumber karbohidrat, terdapat beberapa alternatif yang dapat digunakan sebagai pengganti beras, salah satunya adalah sorgum.

Apa Itu Sorgum?

Sorgum, seperti yang dijelaskan oleh laman DKPP Provinsi Jawa Barat, adalah tanaman serealia yang memiliki asal-usul dari Afrika Timur.

Di beberapa daerah, sorgum juga dikenal dengan nama-nama lain seperti cantel atau gandrung.

Meskipun kurang dikenal dibandingkan dengan sumber karbohidrat lainnya, sorgum sebenarnya memiliki potensi yang besar sebagai pengganti beras.

Tumbuhan ini bahkan menduduki peringkat kelima dalam hal bahan baku sereal di dunia, setelah gandum, jagung, padi, dan jelai.

Manfaat Sorgum

Dibandingkan dengan beras, sorgum memiliki kandungan gizi yang lebih tinggi. Sorgum kaya akan vitamin dan nutrisi seperti niacin, riboflavin, dan thiamin.

Selain itu, biji sorgum juga mengandung berbagai mineral penting seperti zat besi, tembaga, magnesium, dan fosfor, yang semuanya memberikan manfaat luar biasa bagi kesehatan.

Salah satu keunggulan utama sorgum adalah kandungan zat besinya yang tinggi. Konsumsi sorgum dapat memberikan manfaat bagi metabolisme tubuh serta meningkatkan peredaran darah.

Dengan tubuh yang memiliki metabolisme dan peredaran darah yang baik, seseorang akan terhindar dari anemia dan selalu merasa bugar.

Manfaat lainnya dari konsumsi sorgum adalah bagi para penderita diabetes. Zat tanin yang terkandung dalam sorgum menghasilkan enzim penghambat penyerapan karbohidrat oleh tubuh.

Hal ini berkontribusi dalam mengontrol kadar glukosa dan insulin dalam tubuh, sehingga membuat sorgum menjadi pilihan yang ramah bagi penderita penyakit gula.

Sorgum sebagai Pilihan yang Bijak

Dengan berbagai manfaat kesehatan yang ditawarkannya, sorgum merupakan alternatif yang menarik sebagai pengganti beras.

Selain dapat mengatasi masalah kenaikan harga beras, penggunaan sorgum juga memberikan variasi dalam pola makan sehari-hari.

Dengan mengintegrasikan sorgum dalam menu, masyarakat dapat meningkatkan asupan gizi mereka secara keseluruhan.

Tentunya, upaya untuk memperkenalkan sorgum sebagai pilihan utama dalam konsumsi karbohidrat tidak hanya memerlukan kesadaran masyarakat, tetapi juga dukungan dari pemerintah dan pihak terkait lainnya.

Dengan edukasi yang tepat dan peningkatan aksesibilitas terhadap sorgum, masyarakat dapat menikmati manfaatnya yang luar biasa bagi kesehatan dan kesejahteraan mereka secara keseluruhan.

Dengan demikian, sorgum bukan hanya sekadar alternatif pengganti beras, tetapi juga merupakan pilihan yang bijak dalam memperkaya pola makan kita.

Editor : Azril Arham
#beras #sorgum #harga beras #manfaat