News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Kurma dan Air, Pilihan Sunnah Rasulullah untuk Berbuka Puasa

Raditya Mubdi • Senin, 25 Maret 2024 | 22:48 WIB
makanan buka puasa ramadhan
makanan buka puasa ramadhan

RadarBangkalan.id - Dalam bulan suci Ramadan, tradisi berbuka puasa menjadi momen yang dinanti-nantikan umat Muslim.

Di tengah antusiasme menyambut berbuka, muncul pertanyaan seputar pilihan makanan yang tepat sesuai ajaran Islam.

Meskipun tidak ada dalil yang secara eksplisit menyarankan konsumsi makanan manis, hadis riwayat Ahmad dan Abu Dawud memberikan petunjuk tentang pilihan berbuka yang dijalani Rasulullah.

Dalam hadis tersebut, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam disebutkan berbuka dengan kurma basah (ruthab).

Jika kurma basah tidak tersedia, beliau berbuka dengan kurma kering (tamr), dan jika keduanya tidak ada, Rasulullah memilih untuk berbuka dengan satu tegukan air.

Dari sini, tergambar bahwa pilihan berbuka puasa Nabi melibatkan konsumsi kurma dan air, meskipun tidak secara langsung menganjurkan makanan manis.

Beberapa ulama kemudian menginterpretasikan kurma sebagai simbol dari makanan manis, dan menafsirkan perintah berbuka dengan kurma bertujuan untuk mengembalikan energi yang menurun akibat puasa.

Meskipun demikian, penting untuk diingat bahwa ajaran Islam tetap memberikan kebebasan bagi umatnya untuk berbuka puasa dengan makanan manis tanpa adanya anjuran langsung dari sunah Nabi Muhammad SAW.

Menurut penjelasan sejumlah ahli gizi, konsumsi makanan manis sebelum melanjutkan aktivitas pasca-berbuka bisa memberikan tambahan energi bagi tubuh yang telah berpuasa sepanjang hari.

Namun, disarankan untuk mengonsumsi takjil manis dengan bijak, dalam porsi yang tidak berlebihan.

Konsumsi berlebihan makanan atau minuman manis dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan seperti peningkatan kadar gula darah, obesitas, dan gangguan pencernaan.

Dengan demikian, sambil tetap memperhatikan anjuran sunah Rasulullah, umat Muslim di Bangkalan dan seluruh penjuru dunia diharapkan dapat menjalani tradisi berbuka puasa dengan bijak,

memilih pilihan makanan yang sehat dan memberikan manfaat bagi tubuh tanpa mengesampingkan nilai-nilai keagamaan yang telah diajarkan.

Semoga bulan Ramadan ini menjadi waktu yang penuh berkah bagi semua umat Muslim.***

 

ALL OUT: M Faerozi Toreqotullah, rider tim Yamaha Racing Indonesia (YRI) yang turun di kelas AP250 Asia Road Racing Championship (AARC) 2024.
ALL OUT: M Faerozi Toreqotullah, rider tim Yamaha Racing Indonesia (YRI) yang turun di kelas AP250 Asia Road Racing Championship (AARC) 2024.
Editor : Raditya Mubdi
#rasulullah #kurma #buka puasa