News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Menu Berbuka Puasa Sehat: Mengapa Kurma dan Air Jadi Pilihan Utama?

Raditya Mubdi • Senin, 25 Maret 2024 | 23:04 WIB
ilustrasi berbuka puasa dengan kurma. Sumber foto: Freepik
ilustrasi berbuka puasa dengan kurma. Sumber foto: Freepik

RadarBangkalan.id - Suasana Ramadan telah merayap di seluruh dunia, menghadirkan semangat berpuasa yang khas bagi umat Muslim.

Namun, di balik kegembiraan saat berbuka, muncul pertanyaan tentang pilihan makanan yang sesuai dengan ajaran Islam.

Meskipun tidak ada petunjuk eksplisit mengenai konsumsi makanan manis, hadis riwayat Ahmad dan Abu Dawud membawa pandangan baru tentang pilihan berbuka yang diikuti Rasulullah.

Dalam riwayat hadis tersebut, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam tercatat berbuka dengan kurma basah (ruthab).

Apabila kurma basah tidak tersedia, beliau memilih kurma kering (tamr), dan dalam kondisi yang lebih sulit, Rasulullah memilih untuk berbuka dengan satu tegukan air.

Dari sini, kita dapat memahami bahwa pilihan berbuka puasa Nabi melibatkan konsumsi kurma dan air, meskipun tidak secara langsung menyoroti makanan manis.

Sebagian ulama memandang kurma sebagai simbol dari makanan manis, dengan mengartikan perintah berbuka dengan kurma sebagai upaya untuk mengembalikan energi yang terkuras selama puasa.

Namun, perlu diingat bahwa dalam ajaran Islam, umat diberikan kebebasan untuk berbuka puasa dengan makanan manis tanpa arahan langsung dari sunah Nabi Muhammad SAW.

Para ahli gizi menjelaskan bahwa konsumsi makanan manis sebelum melanjutkan aktivitas pasca-berbuka dapat memberikan tambahan energi bagi tubuh yang telah menjalani puasa sepanjang hari.

Namun, disarankan untuk mengonsumsi takjil manis dengan bijak, dalam porsi yang tidak berlebihan.

Konsumsi berlebihan makanan atau minuman manis dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan seperti peningkatan kadar gula darah, obesitas, dan gangguan pencernaan.

Oleh karena itu, sambil memperhatikan anjuran sunah Rasulullah, umat Muslim di Bangkalan dan di seluruh dunia diharapkan dapat menjalani tradisi berbuka puasa dengan bijak,

memilih pilihan makanan yang sehat dan memberikan manfaat bagi tubuh tanpa melupakan nilai-nilai keagamaan yang telah diajarkan. Semoga bulan Ramadan ini menjadi waktu yang penuh berkah bagi semua umat Muslim.

Kesimpulan

Berita ini mengingatkan umat Muslim akan pentingnya menjalani tradisi berbuka puasa dengan bijak, memilih makanan yang sehat dan mengonsumsi takjil manis dalam porsi yang tepat.

Meskipun tidak ada anjuran langsung dari sunah Nabi Muhammad SAW, konsumsi kurma dan air menjadi pilihan yang dianjurkan berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Abu Dawud.

Dengan demikian, semoga umat Muslim dapat meraih manfaat spiritual dan kesehatan yang optimal selama bulan Ramadan ini.***

KAJIAN: Siswi MTs Miftahul Ulum bermusyawarah baca kitab kuning. (MTS MIFTAHUL ULUM UNTUK JPRM)
KAJIAN: Siswi MTs Miftahul Ulum bermusyawarah baca kitab kuning. (MTS MIFTAHUL ULUM UNTUK JPRM)
Editor : Raditya Mubdi
#kurma #buka puasa #makanan