Radarbangkalan.id - Wisata religi bisa menjadi salah satu alternatif kegiatan yang bisa dilakukan di Surabaya.
Sebagai salah satu kota metropolitan terbesar di Indonesia, Kota Pahlawan menjadi saksi berbagai peristiwa bersejarah penyebaran agama di Pulau Jawa.
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut rekomendasi tempat wisata religi di Surabaya.
Daftar Wisata Religi di Surabaya
1. Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria
Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria awalnya didirikan oleh dua pastor asal Belanda, Hendricus Waanders dan Phillipus Wedding,
pada 12 Juli 1810 di pojok Jalan Kepanjen dan Kebonrojo, Surabaya. Namun, kemudian gereja ini dipindahkan ke gedung baru di sebelah utara,
di Jalan Kepanjen, Kelurahan Krembangan Selatan karena bangunan lama rusak. Bangunan gereja dibangun kembali pada 4 April 1899.
2. Kampung Santri Ndresmo
Kampung Santri Ndresmo terletak di Jalan Sidosermo II Nomor 18, Kelurahan Sidosermo, Kecamatan Wonocolo, Surabaya.
Kawasan ini menjadi tempat bagi sekitar 30 pondok pesantren (ponpes). Istilah Ndresmo diperkenalkan oleh KH Mas Sayyid Ali Akbar,
yang merupakan kependekan dari "sing nderes wong limo" (yang membaca Al Quran sebanyak lima santri).
Baca Juga: Solo Leveling Episode 10: Link Nonton Sub title Indo, Jadwal Rilis dan Pratinjau Spoiler di Sini
3. Klenteng Boen Bio
Klenteng Boen Bio berdiri sejak tahun 1883 di Jalan Kapasan 131, Surabaya. Klenteng ini awalnya bernama Boen Tjhiang Soe dan masih digunakan sebagai tempat ibadah umat Konghucu hingga sekarang.
Bangunan ini tercatat sebagai cagar budaya sejak tahun 2012 dan dibangun oleh Go Tiek Lie dan Co Toe Siong.
4. Klenteng Hok An Kiong
Klenteng Hok An Kiong, atau Klenteng Suka Loka, didirikan oleh seorang insinyur Tiongkok bernama Hok Kian Kong Tik pada tahun 1830.
Lokasinya di Jalan Coklat Nomor 2, Kelurahan Bongkaran, Kecamatan Pabean Cantian. Konon, berdirinya klenteng ini berkaitan erat dengan peran dewa Mak Co Po.
5. Langgar Dhuwur
Langgar Dhuwur adalah sebuah masjid yang terletak di tengah perkampungan Lawang Seketeng, Kelurahan Peneleh, Surabaya.
Salah satu destinasi wisata religi di Surabaya ini menjadi tempat beribadah umat Islam dan didirikan oleh beberapa ulama pada tahun 1893 dengan luas 39 meter.