News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

6 UNESCO Global Geopark Indonesia yang Mendunia

Ubaidillah • Senin, 8 April 2024 | 23:24 WIB
Keindahan Geopark Ijen yang memiliki danau paling asam di dunia (Shutterstock/chris piason)
Keindahan Geopark Ijen yang memiliki danau paling asam di dunia (Shutterstock/chris piason)

Radarbangkalan.id - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) terus berusaha mewujudkan pariwisata berkelanjutan atau sustainable tourism di Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pengembangan potensi wisata geopark di Indonesia.

Baca Juga: Wisata TN Meru Betiri: Keindahan Alam dan Keanekaragaman Satwa, Cocok Dikunjungi saat Pulkam

Geopark adalah kawasan yang memiliki unsur geologi bernilai tinggi, biasanya dilengkapi dengan keragaman hayati dan keragaman budaya yang dikembangkan dengan sangat baik.

Keberadaan wisata geopark di Indonesia dapat memberikan banyak manfaat bagi sektor pariwisata,

karena dapat mendorong wisata edukasi, wisata alam, hingga wisata budaya dalam sebuah destinasi wisata.

Saat ini, sudah ada 10 geopark di Indonesia yang mendunia dan masuk dalam jajaran UNESCO Global Geopark (UGG).

Ditetapkannya geopark-geopark ini dapat menjadi kekuatan untuk memperkuat sektor pariwisata di Indonesia, sehingga semakin dikenal luas dan berhasil menarik minat kunjungan wisatawan.

Berikut adalah 10 geopark di Indonesia yang berhasil masuk dalam jajaran UNESCO Global Geopark:

1. Geopark Batur

Geopark Batur menjadi geopark pertama di Indonesia yang masuk dalam UNESCO Global Geopark pada tahun 2012.

Geopark ini terletak di Kabupaten Bangli, Bali, dan memiliki potensi wisata yang luar biasa. Salah satu daya tarik utamanya adalah kaldera Gunung Batur yang merupakan salah satu kaldera terbesar dan terindah di dunia.

Baca Juga: Wisata Pantai Papuma: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka, Cocok Untuk Liburan Akhir Pekan

Geopark Batur juga memiliki danau berbentuk bulan sabit sepanjang 7,5 kilometer yang menambah keunikan destinasi ini.

2. Geopark Gunung Sewu

Geopark Gunung Sewu masuk dalam UNESCO Global Geopark pada tahun 2015. Kawasan geopark ini terbentang di tiga kabupaten: Gunung Kidul, Wonogiri, dan Pacitan.

Geopark Gunung Sewu memiliki kekayaan arkeologis warisan budaya manusia masa lampau dan panorama kawasan karst yang sangat indah. Dengan sekitar 40 ribu bukit karst, Geopark Gunung Sewu adalah kawasan karst terpanjang di Pulau Jawa.

3. Geopark Gunung Rinjani

Geopark Gunung Rinjani masuk dalam UNESCO Global Geopark pada tahun 2018. Kawasan geopark ini terbentang di Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Utara,

dan Kabupaten Lombok Timur. Geopark Gunung Rinjani menawarkan kombinasi keanekaragaman hayati, keanekaragaman geologi, dan keragaman budaya yang indah.

Selain itu, geopark ini memiliki flora dan fauna endemik seperti bunga anggrek (Vanda Limbata), Celepuk Rinjani, dan Elang Flores.

Baca Juga: Wisata TN Meru Betiri: Keindahan Alam dan Keanekaragaman Satwa, Cocok Dikunjungi saat Pulkam

4. Geopark Ciletuh

Geopark Ciletuh terletak di Jawa Barat dan telah diakui oleh UNESCO. Geopark ini seluas 126.000 hektare memiliki pemandangan alam yang indah dan dikelilingi oleh hamparan aluvial dengan bebatuan unik.

Kawasan Geopark Ciletuh juga dikelilingi oleh berbagai destinasi wisata seperti Pantai Cimaja, Air Terjun Awang, dan Taman Purba.

5. Geopark Danau Toba

Geopark Danau Toba merupakan salah satu geopark di Indonesia yang telah mendunia. Terbentuk dari letusan Gunung Toba puluhan ribu tahun silam,

geopark ini menawarkan potensi wisata yang luar biasa. Geopark Danau Toba telah menjadi tuan rumah berbagai acara skala internasional, termasuk F1 Powerboat Danau Toba 2024.

Baca Juga: Wisata Pantai Papuma: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka, Cocok Untuk Liburan Akhir Pekan

6. Geopark Ijen

Geopark Ijen terletak di Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Geopark ini berhasil masuk dalam daftar UNESCO Global Geopark dan terkenal dengan fenomena alam blue fire di Gunung Ijen.

Selain itu, Geopark Ijen juga menjadi habitat bagi berbagai flora dan fauna endemik, serta memiliki danau paling asam di dunia.

Editor : Ubaidillah
#wisata alam #wisata populer #wisata indonesia