Radarbangkalan.id - Setelah mengalami stroke, sebagian pasien seringkali mengalami kesulitan dalam memulihkan fungsi motorik anggota tubuh bagian atas.
Oleh karena itu, ada beberapa pilihan terapi jari tangan pasca-stroke yang dapat membantu memperbaiki kondisi pasien setelah serangan tersebut.
Baca Juga: Ibu Hamil Berisiko Alami ini Jika Menahan Buang Air Kecil Selama Perjalanan Mudik Lebaran
Pilihan Terapi Jari Tangan Pasca-Stroke
1. Mental Imagery
Terapi mental imagery dilakukan dengan memberikan gambaran di alam bawah sadar untuk merangsang neuron motorik.
Pasien diberikan visualisasi gerakan tangan dan rangsangan somatosensorik pada jari-jari tanpa melakukan gerakan fisik secara nyata.
2. Tactile Stimulation, Soft Tissue Mobilisation, dan Passive Movements
Tactile stimulation dan soft tissue mobilisation memberikan rangsangan pada saraf untuk menarik perhatian pasien dan mengarahkannya ke area tubuh yang terkena dampak.
Passive movements juga memberikan rangsangan serupa dan mendorong pasien untuk menciptakan pola gerakan sensorik sendiri.
Baca Juga: Manfaat Sayur Bayam untuk Hidangan Sahur, Ternyata Bagus untuk Kesehatan Mata
3. Action Observation Therapy (AOT)
Melalui AOT, pasien mengamati, meniru, dan melaksanakan gerakan yang dilakukan oleh orang lain,
seperti mengambil barang atau menulis. Tindakan orang lain direkam dan diputar kembali untuk diamati oleh pasien.
4. Mirror Therapy
Dokter menggunakan cermin untuk memperlihatkan gerakan dari anggota tubuh yang tidak terkena dampak stroke.
Baca Juga: Jangan Dibuang Sia-Sia, 4 Biji Buah Ini Punya Manfaat Kesehatan
Pasien melihat visualisasi gerakan tersebut untuk merangsang sirkuit saraf tertentu dan mempelajari gerakan motorik kembali.
5. Repetitive Transcranial Magnetic Stimulation (rTMS)
rTMS merupakan terapi noninvasif yang mengubah rangsangan motor cortex. Metode ini mengatur rangsangan pada otak untuk mengembalikan fungsi normal sirkuit saraf serta meringankan gejala yang berkaitan dengan kondisi neurologis.
Dengan memilih salah satu atau kombinasi dari pilihan terapi di atas, pasien dapat memperbaiki fungsi motorik jari tangan pasca-stroke dan mempercepat proses pemulihannya.
Tetap berkonsultasi dengan dokter untuk memilih terapi yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing pasien.