Radarbangkalan.id - Nomophobia adalah jenis fobia spesifik yang membuat seseorang merasa cemas dan takut berlebihan saat berjauhan dengan ponsel.
Kondisi ini sering kali bermula dari kecanduan ponsel, yang menyebabkan kekhawatiran yang berlebihan ketika tidak dapat menggunakan atau memeriksa ponsel.
Baca Juga: Ibu Hamil Berisiko Alami ini Jika Menahan Buang Air Kecil Selama Perjalanan Mudik Lebaran
Apa itu Nomophobia?
Nomophobia, atau no mobile phone phobia, ditandai dengan rasa takut berlebih saat berjauhan dari ponsel.
Kondisi ini dapat menimbulkan gejala fisik seperti jantung berdebar dan sesak napas saat tidak bisa menggunakan ponsel.
Penyebab Nomophobia
Penyebab pasti nomophobia belum diketahui, tetapi meningkatnya ketergantungan pada teknologi menjadi faktor utama.
Gejala ini juga bisa disebabkan oleh kebutuhan untuk selalu memeriksa ponsel atau ketakutan akan ketinggalan informasi terbaru.
Faktor risiko termasuk memiliki keluarga dengan riwayat fobia atau gangguan kecemasan, sifat antisosial, dan kejadian traumatis terkait dengan kehilangan ponsel.
Baca Juga: Manfaat Sayur Bayam untuk Hidangan Sahur, Ternyata Bagus untuk Kesehatan Mata
Gejala Nomophobia
Penderita nomophobia cenderung sulit mengatasi ketakutan mereka saat berjauhan dengan ponsel.
Mereka sering memegang ponsel di mana pun, memeriksanya secara terus-menerus, dan bahkan melanggar peraturan demi menggunakan ponsel.
Gejala psikis termasuk rasa takut, cemas, dan panik berlebihan, sementara gejala fisik meliputi sesak napas, jantung berdebar, dan berkeringat berlebihan.
Baca Juga: Jangan Dibuang Sia-Sia, 4 Biji Buah Ini Punya Manfaat Kesehatan
Cara Mengatasi Nomophobia
Tidak ada metode pengobatan khusus untuk nomophobia, tetapi terapi perilaku kognitif, exposure therapy,
hipnoterapi, dan penggunaan obat-obatan dapat membantu. Terapi ini bertujuan untuk mengubah pola pikir dan perilaku negatif,
membatasi akses pada ponsel secara bertahap, memberikan sugesti melalui alam bawah sadar, dan mengelola gejala fisik nomophobia.
Editor : Ubaidillah