Radarbangkalan.id – Wisata Jawa Tengah dikenal dengan beragam destinasi menarik yang memikat hati pengunjungnya.
Salah satu yang patut dicatat adalah Vanaprastha Park, sebuah destinasi wisata yang terletak di dalam kompleks wisata Gedong Songo, yang menjadi tempat yang ideal untuk menginap atau melakukan camping, Vanaprastha Park terletak setelah melewati Candi I dan dimiliki oleh Perhutani.
Tempat ini menawarkan keindahan hutan pinus yang masih asri dan terjaga dengan baik, terletak di ketinggian, suasana di dalamnya mampu membuat para pengunjung merasa betah.
Ketika memasuki lokasi, pengunjung disambut oleh pohon-pohon pinus yang tinggi menjulang.
Hijauan rumput yang terawat dengan baik juga menyambut mereka, menandakan perhatian yang diberikan pada kelestarian tempat wisata ini.
Dari pintu masuk, terlihat beberapa bangunan yang disediakan untuk pengunjung yang ingin menginap.
Direktur PTPSS, Cahyo Kawedar, mengungkapkan rencana pembangunan destinasi villa atau glamping di area wisata Gedong Songo.
Bangunan-bangunan tersebut akan didesain mirip dengan bangunan milik Perhutani seperti kantor dan rumah dinas, sehingga menciptakan suasana yang khas dan membangkitkan kenangan masa lalu.
Dengan perawatan yang baik, diharapkan bangunan-bangunan ini dapat tetap terjaga keasliannya.
Namun, salah satu kendala utama yang dihadapi adalah akses jalan yang curam menuju Vanaprastha.
Hal ini menyebabkan mayoritas pengunjung yang datang adalah kaum milenial, sementara wisatawan dewasa terkendala dengan kondisi jalan tersebut.
Untuk mengatasi hal ini, rencananya akan dibangun wisata yang berlokasi di area bawah, mengingat masih ada area kosong sekitar seperempat hektare yang tersedia.
Vanaprastha sendiri memiliki enam bangunan yang dapat digunakan untuk menginap, dengan berbagai nama seperti Kenanga, Cempaka, Yoga, dan Teratai, masing-masing dengan kapasitas yang berbeda-beda.
Selain itu, terdapat juga villa dengan enam kamar, di mana salah satunya dapat menampung dua orang.
Pihak pengelola juga menyediakan peralatan dan kebutuhan lainnya bagi wisatawan yang membutuhkannya, dengan konfirmasi terlebih dahulu.
Harga penginapan pun bervariasi, mulai dari Rp 1,5 juta hingga Rp 2,5 juta per malam tergantung pada jenis bangunan yang dipilih.
Bagi pengunjung yang lebih memilih berkemah di luar ruangan, mereka hanya perlu membayar tiket masuk sebesar Rp 8 ribu.
Pengelola juga menjalin kerjasama dengan warung-warung di sekitar untuk menyediakan makanan bagi pengunjung, sehingga memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat lokal.
Selain menikmati keindahan alam hutan pinus, pengunjung juga dapat mengunjungi beberapa candi di area atas saat masih sepi.
Hal ini karena Candi Gedong Songo baru dibuka sekitar pukul 08.00 WIB, sehingga bagi mereka yang menginap di Vanaprastha, mereka bisa menjelajahi area Candi Gedong Songo lebih awal. ***
Editor : Ajiv Ibrohim