Radarbangkalan.id – Menikmati liburan di Jawa Tengah menjadi lebih lengkap dengan mengunjungi Taman Nasional (TN) Karimunjawa di Jepara, di kawasan laut Jepara terdapat beragam destinasi wisata yang menarik bagi para pengunjung.
Para wisatawan dapat menikmati keindahan terumbu karang sambil berenang di antara ribuan ikan dan biota laut lainnya, pesona alam bawah laut TN Karimunjawa menjadi daya tarik utama bagi para wisatawan.
Keindahan ragam terumbu karang dan keberagaman ikan hias yang berwarna-warni semakin menambah keseruan saat melakukan penyelaman di perairan dangkal (snorkeling).
Di perairan TN Karimunjawa, terdapat sekitar 40 titik penyelaman snorkeling yang dapat dinikmati oleh para wisatawan untuk menjelajahi keindahan bawah laut.
Namun, tidak semua lokasi snorkeling dapat digunakan secara bersamaan, hal ini disesuaikan dengan kondisi musim yang sedang berlangsung. Selain itu, para wisatawan juga dapat mengabadikan momen-momen indah di bawah laut dengan mengambil foto atau video.
Hampir semua agen perjalanan wisata di Karimunjawa menyediakan fasilitas dokumentasi bawah laut bagi para wisatawan.
Dengan demikian, para pengunjung dapat berpose dengan bebas di bawah laut bersama dengan berbagai jenis ikan dan terumbu karang.
Namun, perlu diingat bahwa saat melakukan snorkeling, para wisatawan harus tetap memperhatikan etika yang berlaku.
Mereka harus menjaga kelestarian alam dan tidak merusak terumbu karang yang tengah dijaga dan dikembangkan oleh Balai Taman Nasional Karimunjawa.
"Kami sedang berupaya untuk melestarikan dan menjaga terumbu karang di Kawasan Karimunjawa. Meskipun lokasi ini menarik bagi para wisatawan, namun pengunjung juga harus turut serta dalam menjaga kelestariannya. Jangan merusak terumbu karang saat melakukan snorkeling," ujar Isai Yusidarta, Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah II Karimunjawa.
Ada beberapa lokasi snorkeling yang sangat bagus di perairan TN Karimunjawa, seperti Gosongan di Pulau Tengah, Maer di Pulau Menjangan, Gleyang, dan Pulau Kecil. Meskipun kegiatan snorkeling dilakukan di perairan dangkal, namun keselamatan tetap menjadi prioritas utama.
Bagi mereka yang tidak bisa berenang, wajib menggunakan pelampung, sebelum melakukan snorkeling, disarankan untuk melakukan pemanasan dan memastikan bahwa semua orang dalam kondisi sehat.
Dalam pengelolaannya, Balai Taman Nasional Karimunjawa melibatkan semua pihak terkait, mulai dari kepala desa, pemuda, hingga forum komunikasi wisata berkelanjutan di Jepara.
Paket wisata bawah laut sudah termasuk pemandu wisata dan dokumentasi di dalam air.
Terdapat sekitar 7.487 hektar ekosistem terumbu karang di kawasan Taman Nasional Karimunjawa yang terus dijaga agar terumbu karang tersebut dapat dilestarikan dan diperbaiki dari dampak-dampak negatif yang disebabkan oleh aktivitas manusia.
Pihak berwenang juga mengingatkan para wisatawan untuk tidak merusak atau mengambil apapun di bawah laut TN Karimunjawa, termasuk memberikan makanan seperti remah roti kepada ikan.
"Kami berusaha untuk menciptakan wisata yang ramah lingkungan, memberikan edukasi, dan meningkatkan kesadaran tanggung jawab bagi para wisatawan agar bersama-sama menjaga kelestarian terumbu karang dan kehidupan bawah laut di Karimunjawa," tambah Isai Yusidarta.
Keindahan alam bawah laut TN Karimunjawa memang menjadi daya tarik utama dan destinasi wisata yang populer di Jawa Tengah.
Banyak wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, yang sengaja menghabiskan waktu mereka di TN Karimunjawa.
Putri, seorang wisatawan asal Surabaya, awalnya ragu untuk melakukan snorkeling karena tidak bisa berenang.
Namun, setelah mendapatkan panduan dan menggunakan pelampung, ia menjadi berani. Putri sangat terpesona dengan keindahan alam bawah laut Karimunjawa.
"Pemandangan di bawah laut sungguh luar biasa indah. Terumbu karang dan ribuan ikan berwarna-warni membuat saya betah untuk menyelam di TN Karimunjawa," ungkap Putri. ***
Editor : Ajiv Ibrohim