Radarbangkalan.id – Terdapat beragam destinasi wisata populer di Kabupaten Sragen, mulai dari wisata sejarah, alam, hingga edukasi.
Dikenal sebagai "Bumi Sukowati", Sragen menawarkan berbagai objek wisata edukasi yang menarik.
Menurut data dari Kabupaten Sragen Dalam Angka 2024, wisata edukasi di Kabupaten ini memiliki total pengunjung mencapai 91.281 orang dalam setahun.
Terdapat empat objek wisata edukasi yang paling banyak dikunjungi di Kabupaten Sragen.
1. Situs Purba Sangiran: Merupakan destinasi wisata edukasi paling populer di Kabupaten Sragen, terletak di Kalijambe.
Situs ini memiliki ribuan fosil dari zaman Pleistosen sekitar 2 juta tahun yang lalu, pada Desember 1996, Sangiran masuk dalam daftar Warisan Dunia.
Museum Sangiran menampilkan koleksi lebih dari 13.685 fosil, termasuk tengkorak manusia, hewan vertebrata, dan peralatan batu.
2. Museum Kluster Bukuran: Terletak di daerah Bukuran, museum ini adalah pendukung Museum Sangiran dengan koleksi utama fosil Homo erectus.
Pengunjung dapat belajar tentang teori evolusi melalui perangkat interaktif dan audio visual.
3. Museum Klaster Ngebung: Berada di kawasan Situs Purba Sangiran, museum ini menampilkan diorama yang menggambarkan penelitian di Situs Sangiran melalui perangkat interaktif dan audio visual.
4. Museum Manyarejo: Dekat dengan Museum Klaster Bukuran, museum ini mengapresiasi peneliti dan arkeolog yang menemukan temuan penting untuk Museum Sangiran.
Kawasan Situs Purba Sangiran buka setiap hari Selasa-Minggu dari pukul 08.00 hingga 16.00 dengan harga tiket sekitar Rp 15.000 per orang.
Wisata edukasi ini menawarkan pengalaman yang mendalam tentang sejarah dan evolusi manusia bagi pengunjung.
Itulah 4 destinasi wisata edukasi yang ada di Sragen. ***