Radarbangkalan.id - Nah, kalau kamu mau jalan-jalan ke Eropa, kamu harus tahu dulu nih informasi terlengkap tentang cara membuat visa Schengen paling mudah.
Berikut tiket.com akan memberikan info tentang cara mengurus visa Schengen buat kamu yang penasaran.
Baca Juga: Saloka Theme Park di Semarang: Taman Hiburan Seru untuk Segala Usia
Namun, sebelum menyimak langkah demi langkah pembuatan visa Schengen, kamu harus tahu dulu daftar negara Schengen yang bisa kamu datangi jika memegang visa Schengen. Berikut daftarnya:
Daftar Negara Schengen
- Eropa Utara: Denmark, Estonia, Finlandia, Islandia, Latvia, Lithuania, Norwegia, Swedia.
- Eropa Selatan: Kroasia, Malta, Portugal, Spanyol, Italia, Yunani, Slovenia.
- Eropa Timur: Polandia, Hungaria, Republik Ceko, Slowakia.
- Eropa Barat: Prancis, Belgia, Belanda, Luksemburg, Jerman, Swiss, Austria, Liechtenstein.
- Eropa Tenggara: Bulgaria, Rumania.
Setelah kamu mengetahui negara Eropa mana saja yang masuk ke dalam daftar negara Schengen, sekarang saatnya kamu mengetahui cara membuat visa Schengen paling mudah.
Syarat Visa Schengen
Udah capek-capek datang ke kedutaan, tapi syarat visa Schengen belum lengkap? Duh, jangan sampai ya, sobat! Nah,
sebelum masuk ke cara membuat visa Schengen, berikut ini adalah dokumen persyaratan yang perlu kamu persiapkan:
1. Paspor: Siapkan dokumen paspor asli & fotokopi. Masa berlaku paspor minimal 6 bulan. Paspor juga diharuskan memiliki minimal 2 halaman kosong untuk visa.
2. Tanda Tangan Dalam Paspor: Membubuhi paspor dengan tanda tangan sesuai pemegang paspor dan meminta stempel pengesahan dari otoritas imigrasi atau kantor perwakilan luar negeri Indonesia. Mulai 10 Oktober 2022, Belanda, Belgia, dan Luksemburg akan menolak permohonan visa Warga Negara Indonesia (WNI) pemegang paspor tanpa kolom tanda tangan.
3. Foto Diri: Menyiapkan 2 lembar pasfoto ukuran 3,5 x 4,5 cm dengan latar belakang putih atau abu-abu muda. Pada umumnya, ada fasilitas untuk membuat pasfoto di kedutaan. Namun, untuk menyingkat waktu pengurusan visa, lebih baik foto disiapkan dari rumah.
4. Formulir Visa Schengen: Kamu bisa men-download formulir permohonan visa Schengen dari website kedutaan negara yang akan menerbitkan visamu. Setelah mengisi formulir, jangan lupa formulir dan barcode-nya dicetak, ya.
5. Lembar Pernyataan & Jadwal Perjalanan: Permohonan pengajuan visa Schengen harus dilengkapi dengan lembar pernyataan bahwa keterangan permohonan visamu sudah sesuai dengan aturan hukum. Kamu juga perlu mengisi lembar jadwal perjalanan tentang negara mana saja yang bakal kamu kunjungi, plus berapa hari kunjunganmu.
6. Bukti Pemesanan Tiket Pesawat: Bukti bahwa kamu telah memesan tiket pesawat ke negara tujuan juga jadi syarat membuat visa Schengen.
7. Bukti Pemesanan Akomodasi Hotel: Selain tiket pesawat, kamu juga harus melampirkan bukti pemesanan hotel atau penginapan selama berada di negara-negara tujuan kamu.
8. Biaya Visa Schengen: Siapkan uang cash Rupiah senilai 90 Euro untuk pemohon visa dewasa (di atas 12 tahun) dan 45 Euro untuk anak-anak (6-11 tahun).
9. Polis Asuransi: Banyak perusahaan asuransi di Indonesia yang menyediakan paket asuransi sebagai syarat pembuatan visa Schengen.
10. Dokumen Pembiayaan Perjalanan: Lampirkan rekening koran 3 bulan terakhir atau buku tabungan kamu sebagai syarat membuat visa Schengen.
11. Bukti Penghasilan: Lampirkan keterangan kerja buat yang bekerja, plus surat keterangan gaji.
12. Bukti Aset: Lampirkan juga bukti aset alias surat kepemilikan dari kendaraan atau tempat tinggal di negara asal.
Biaya Visa Schengen
Berikut ini adalah rincian biaya visa Schengen terbaru 2024:
- Dewasa (di atas 12 tahun): 90 Euro atau sekitar Rp1.560.000
- Anak-anak (6-12 tahun): 45 Euro atau sekitar Rp781.946
- Gratis untuk anak-anak di bawah 6 tahun!
Baca Juga: Saloka Theme Park di Semarang: Taman Hiburan Seru untuk Segala Usia
Cara Membuat Visa Schengen 2024
1. Mengajukan Permohonan ke Kedutaan, TLS Contact, atau VFS Global
Kamu dapat memilih akan membuat visa Schengen melalui kedutaan, TLS Contact, atau VFS Global. Kunjungi situs kedutaan negara tujuan, kemudian pelajarilah ketentuan pembuatan visa Schengen dengan teliti.
2. Menentukan Itinerary Perjalanan Selama di Eropa
Setelah itu, hal yang perlu kamu siapkan adalah itinerary perjalanan selama di Eropa. Pada dasarnya, mengetahui rencana perjalanan sangat penting buat menentukan ke kedutaan negara mana visa Schengen kamu akan diajukan.
3. Membuat Janji Temu Pembuatan Visa Schengen
Buatlah janji temu dengan pihak kedutaan atau VFS Global untuk mengajukan permohonan visa. Jika kamu ingin semuanya disiapkan dengan matang, kamu juga bisa mengajukan permohonan 6 bulan sebelum keberangkatanmu.
4. Menyerahkan Berkas Permohonan Visa
Tahap selanjutnya adalah mengumpulkan dokumen persyaratan untuk permohonan visa. Sobat tiket bisa lihat dokumen yang dibutuhkan di bagian “Syarat Visa Schengen” di atas, ya!
5. Melakukan Interview
Tunggu kapan pihak kedutaan membuat janji interview sebagai langkah selanjutnya untuk memproses permohonan visamu. Pada tahap ini juga, akan dilakukan pengambilan foto serta sidik jari.
6. Menunggu Visa Schengen Kamu Jadi
Setelah melalui 5 tahap cara membuat visa Schengen di atas, sekarang kamu tinggal menunggu visa Schengen kamu jadi. Positive thinking aja kalau permohonan visamu pasti diterima dan jangan lupa berdoa biar semuanya lancar sampai visa Schengen di tangan!
Penyebab Visa Schengen Ditolak dan Apa yang Harus Dilakukan
Meskipun kita berharap proses persetujuan visa berjalan lancar, tapi bisa saja terjadi penolakan. Berikut ini beberapa hal yang mungkin jadi alasan pengajuan visa Schengen kamu ditolak:
- Dokumen yang tidak memadai atau tidak konsisten.
- Kurangnya bukti keuangan untuk mendukung masa tinggal kamu.
- Perlindungan asuransi perjalanan yang tidak memadai.
- Memberikan informasi yang salah atau menyesatkan.
Jika ini terjadi pada sobat tiket, jangan panik dulu ya! Kamu bisa mengajukan banding atas keputusan tersebut atau mengajukan permohonan kembali dengan dokumen yang lebih baik dan argumen yang lebih kuat.
Sebelum mengajukan kembali, sangat penting untuk meninjau alasan penolakan dengan cermat dan mengatasinya dengan tepat ya.
Selamat merencanakan perjalanan ke Eropa dan semoga proses pembuatan visa Schengenmu lancar!
Editor : Ubaidillah