Pesona wisata alam yang selalu berhasil bikin bahagia (xamnesia – Shutterstock)
Radarbangkalan.id - Di Kulon Progo, ada Mahaloka Paradise yang menjadi salah satu destinasi wisata terbaru di Jogja.
Di sini, kamu akan dimanjakan dengan hamparan sawah hijau lengkap dengan spot foto kekiniannya.
Oiya, jangan lupa juga mencoba fasilitas VW wisatanya yang bakal jadi ide foto keren selama liburan di Mahaloka Paradise.
Selain spot foto dan VW wisata, Mahaloka Paradise juga menawarkan berbagai aktivitas menarik lainnya.
Pengunjung bisa menikmati pemandangan alam sambil bersantai di gazebo-gazebo yang tersedia. Suasana yang tenang dan udara yang segar membuat tempat ini cocok untuk melepas penat dari kesibukan sehari-hari.
Bagi yang suka berpetualang, tersedia juga jalur trekking yang mengelilingi area sawah dan perbukitan di sekitar Mahaloka Paradise.
Trekking ini memberikan pengalaman yang berbeda karena pengunjung bisa menikmati keindahan alam secara lebih dekat dan mendetail.
Mahaloka Paradise juga menyediakan fasilitas untuk kegiatan outbond dan edukasi pertanian. Anak-anak bisa belajar menanam padi dan mengenal lebih dekat proses bertani secara tradisional.
Ini adalah kesempatan yang baik untuk mengenalkan mereka pada kehidupan desa yang sederhana namun penuh makna.
Selain itu, tersedia juga kafe dengan menu makanan dan minuman yang lezat. Kafe ini menyajikan berbagai hidangan lokal dan internasional yang bisa dinikmati sambil menikmati pemandangan sawah yang menyejukkan mata.
Jadi, setelah beraktivitas seharian, pengunjung bisa bersantai sambil menikmati kuliner yang nikmat di Mahaloka Paradise.
Harga: tiket masuk mulai dari Rp20.000/orang
Jam & hari buka: setiap hari, pukul 08.00-19.00 WIB
Alamat: Pronosutan, Kembang, Kec. Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta 55671 (Cek di Google Maps)
PhotoRibuan warga menyaksikan grand launching Kota Lama Surabaya pada Rabu (3/7/2024) malam. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)Replika mobil dinas Brigjen AWS. Mallaby yang dipajang di Taman Sejarah depan Hotel Internatio Surabaya. Editor : Ubaidillah