Nasi Kentut Sate Kere Mi gomak Nasi Kucing Onde-onde Ketawa Sate Kalong Tahu gimbal Oseng Mercon Kerupuk Melarat Kupat Jembut Nasi Kentut Masakan kuliner pertama adalah nasi kentut. Dari namanya saja, konotasi yang melekat di benakmu tentu gas yang baunya terkadang tidak bisa ditolerir. Namun, siapa sangka jika namanya tidak mencerminkan sama sekali kenikmati kuliner khas ini.
Katanya, nasi kentut ini berasal dari Medan, Sumatera Utara. Sedangkan, kenapa dinamakan nasi kentut. Hal ini didasari oleh penyajian makanannya yang bersamaan dengan daun kentut. Daun kentut ini cukup dikenal karena bau daunnya yang seperti kentut manusia.
Sate Kere Sepertinya tidak ada yang mau disebut dengan embel-embel ‘kere’. Kere sendiri memiliki artian miskin. Nah, sate satu ini seringkali disebut dengan sate kere. Maksudnya dari sate kere di sini adalah sajian satenya sendiri berbentuk kecil. Biasanya dari satu tusuk sate terdiri dari tempe ampas dan jeroan sapi.
Mi Gomak Makanan kuliner selanjutnya adalah mi gomak. Gomak sendiri memiliki arti meraup. Namun, untuk di bahasa Mandailing, gomak seringkali diterjemahkan menjadi Garut. Penamaan makanan ini bisa jadi karena cara makan yang tinggal diraup. Sehingga, akhirnya dinamai seperti itu.
Nasi Kucing Soal namanya, penamaan nasi kucing sendiri termasuk jarang dan tidak lazim. Bukan berarti saat memesan nasinya, kamu akan mendapati seekor kucing di makananmu. Namun, di makanan ini, ukurannya sendiri hanya cukup satu hingga dua kepal tangan saja. Untuk menyantapnya, kamu bisa menambahkan lauk lainnya seperti sate usus.
Onde-Onde Ketawa Onde-onde ketawa adalah namanya. Selain unik dari segi nama, makanan ini sendiri memiliki bentuk yang unik juga. Pasalnya, bentuk merekah dari onde-onde ini mirip seperti orang sedang tertawa. Sehingga, tidak heran jadinya jika yang satu ini dinamai dengan onde-onde tertawa.
Sate Kalong Sate kalong biasa orang menyebut makanan sate ini. Dari namanya, mungkin kamu berpikir jika bahan dasarnya terbuat dari kelelawar. Jika iya, tebakanmu kali ini meleset. Asal muasal nama sate ini sendiri karena penjual satenya hanya beroperasi di malam hari saja layaknya seorang kelelawar.
Tahu Gimbal Namanya sendiri sepertinya cukup menggelitik saat pertama kali didengar. Apalagi saat dibayangkan, kamu akan mengasosiasikannya dengan rambut gimbal. Kuliner yang dimaksud di sini adalah tahu gimbal. Nah, namanya berasal dari goreng dengan nama yang sama sebagai bahan utamanya.
Gimbal sendiri terbuat dari campuran udang dan tepung yang untuk kemudian digoreng hingga kuning kecokelatan. Saat disajikan, kamu akan menemukan potongan tahu goreng, kol, lontong, tauge, dan telor ceplok yang disram dengan saus kacang.
Oseng Mercon Apakah nama makanan satu ini mengolah mercon sebagai bahan makanannya? Tentu, bukan ya! Mercon di oseng mercon ini sendiri dimaksudkan karena sensasi pedas dari makanannya yang seperti menyantap mercon yang siap meledak kapan saja.
Biasanya, dalam sepiring oseng mercon, kamu akan mendapati daging sapi, tetelan, dan sambal dari bumbu tradisional yang super pedas. Disajikan bersama nasi hangat, kamu akan mendapatkan sensasi pedas yang menggelegar yang juga menjadi daya tarik makanan kuliner ini.
Kerupuk Melarat Sama halnya seperti sate kere, makanan satu ini sering diasosiasikan dengan masyarakat kalangan bawah. Yap, apalagi kalau bukan kerupuk melarat. Sesuai namanya, kerupuk warna-warni ini dulunya memang merupakan makanan yang bisa disajikan oleh masyarakat berekonomi kurang.
Tidak seperti kerupuk lainnya yang digoreng dengan minyak, kerupuk melarat ini digoreng dengan pasir yang telah dipanaskan terlebih dahulu. Walaupun begitu, rasanya sendiri tidak kalah dengan yang biasa digoreng dengan minyak.
Kupat Jembut Makanan kuliner yang terakhir ini bisa jadi membuatmu bertanya-tanya. Pasalnya, dalam bahasa Indonesia, jembut dari kupat jembut ini memiliki arti rambut pubis. Namun, tidak usah khawatir jika kamu akan menemukan rambut tersebut di makanan yang kamu pesan.
Kupat jembut ini merupakan makanan khas Jawa Tengah yang terkenal akan cita rasanya yang enak. Makanannya sendiri berupa ketupat yang diberi tauge yang mencuat ke luar. Kamu bisa menikmati makanan ini dengan cara dimakan langsung atau bersama opor.