News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Benarkah Makan Telur Bisa Bantu Turunkan Berat Badan? Temukan Jawabannya di Sini!

Azril Arham • Selasa, 14 Januari 2025 | 13:33 WIB
Ilustrasi Telur Rebus
Ilustrasi Telur Rebus

RadarBangkalan.id - Telur sering kali menjadi pilihan favorit dalam berbagai program diet. Selain mudah didapatkan dan terjangkau, telur juga dikenal sebagai sumber protein yang kaya serta rendah kalori.

Namun, apakah makan telur benar-benar bisa membantu menurunkan berat badan? Yuk, kita kupas tuntas!

Mengonsumsi telur sebagai bagian dari pola makan sehat memang bisa membantu menurunkan berat badan.

Namun, penting untuk diingat bahwa hanya makan telur tanpa perubahan gaya hidup lainnya tidak akan memberikan hasil yang maksimal.

Menurut laman Eating Well, mengganti sarapan sereal dengan telur dapat meningkatkan rasa kenyang lebih lama.

Hal ini karena kandungan protein dalam telur memerlukan waktu lebih lama untuk dicerna, sehingga membuat perut terasa penuh lebih lama.

 

Dengan rasa kenyang yang lebih lama, otomatis porsi makan bisa berkurang dan kamu jadi lebih selektif dalam memilih makanan yang lebih bergizi.

Telur sangat fleksibel dalam penyajiannya. Kamu bisa menikmatinya dengan berbagai cara, seperti direbus, didadar, atau dipanggang.

Untuk sarapan, coba padukan telur dengan sayuran. Atau, tambahkan telur rebus ke dalam salad untuk makan siang yang lebih mengenyangkan.

Menurut Medical News Today, sarapan dengan telur dapat membantu mengurangi jumlah kalori yang dikonsumsi sepanjang hari.

Penelitian pada tahun 2021 juga menunjukkan bahwa sarapan tinggi protein dapat membantu mengendalikan nafsu makan dan menjaga keseimbangan energi, terutama pada anak-anak dan remaja.

Untuk makan malam, kamu bisa mencoba salad quinoa dengan telur. Quinoa kaya akan makronutrien seperti karbohidrat, lemak, dan protein, yang semuanya penting untuk tubuh.

Kombinasi ini dapat membantu menjaga metabolisme, mengontrol nafsu makan, dan membuat perut kenyang lebih lama.

Telur juga sangat baik dikonsumsi setelah berolahraga. Kandungan proteinnya yang tinggi membantu produksi energi dan pembentukan otot.

Kamu bisa mencoba membuat omelet dengan campuran tomat, paprika, dan bayam.

Namun, untuk menjaga manfaat telur dalam diet, hindari memasaknya dengan tambahan lemak berlebih seperti mentega atau minyak.

Jika kamu memiliki risiko penyakit kardiovaskular, sebaiknya konsumsi putih telur saja.

Kenapa Telur Bisa Bantu Turunkan Berat Badan?

Ada beberapa alasan mengapa telur dianggap sebagai makanan yang baik untuk menurunkan berat badan. Mengutip Healthline, berikut beberapa di antaranya:

1. Rendah Kalori

Mengurangi asupan kalori harian adalah salah satu cara paling efektif untuk menurunkan berat badan. Satu butir telur besar hanya mengandung sekitar 74 kalori, tetapi tetap kaya akan nutrisi penting.

2. Mengenyangkan

Telur sangat padat nutrisi dan tinggi protein, yang membuatnya lebih mengenyangkan dibandingkan makanan lain dengan kandungan protein lebih rendah.

3. Meningkatkan Metabolisme

Protein dalam telur mengandung semua asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh, yang memudahkan tubuh dalam menggunakannya untuk pemeliharaan dan metabolisme.

Konsumsi makanan tinggi protein juga telah terbukti meningkatkan metabolisme melalui efek termal makanan, yaitu energi yang dibutuhkan tubuh untuk mencerna makanan.

Dengan berbagai manfaat tersebut, tak heran jika telur sering dijadikan andalan dalam berbagai program penurunan berat badan.

Jadi, jika kamu sedang berusaha menurunkan berat badan, tak ada salahnya memasukkan telur ke dalam menu harianmu! ***

Surat keputusan Komdis PSSI tentang kepemimpinan wasit dalam kasus laga Deltras FC vs Persibo. (Dok. PSSI)
Surat keputusan Komdis PSSI tentang kepemimpinan wasit dalam kasus laga Deltras FC vs Persibo. (Dok. PSSI)
Lampiran peraturan Liga 2 Pasal 63 (Dok. PT LIB)
Lampiran peraturan Liga 2 Pasal 63 (Dok. PT LIB)
Editor : Azril Arham
#manfaat makan telur #telur #turunkan berat badan #manfaat telur #kesehatan #makan telur setiap hari