News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Kenapa Mangga, Jeruk, dan Semangka Jangan Disimpan di Kulkas? Ini Penjelasan Ahli yang Wajib Kamu Tahu!

Azril Arham • Rabu, 22 Januari 2025 | 23:40 WIB
Ilustrasi semangka. (Sumber foto: Freepik)
Ilustrasi semangka. (Sumber foto: Freepik)

RadarBangkalan.id - Kebiasaan menyimpan buah di kulkas sering dianggap cara terbaik agar buah tetap segar dan tahan lama. Namun, ternyata ada beberapa buah yang justru tidak boleh dimasukkan ke dalam kulkas. Kenapa demikian? Simak penjelasan ahli berikut ini!

Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial X (9/11/2024), ada beberapa buah yang sebaiknya tidak disimpan dalam kulkas, seperti melon utuh, semangka utuh, dan mangga. Menurut ahli, buah-buah ini rentan mengalami oksidasi saat terkena suhu rendah di dalam kulkas. Buah jeruk dan pisang juga sebaiknya tidak masuk kulkas karena dapat melembek atau bahkan membusuk lebih cepat.

Guru Besar di Departemen Agronomi dan Hortikultura Fakultas Pertanian IPB University, Darda Efendi, menjelaskan bahwa sebenarnya tidak ada larangan keras untuk menyimpan buah di kulkas. "Buah akan lebih awet pada suhu yang lebih rendah, selama suhunya tidak terlalu dingin," ujarnya. Namun, untuk beberapa jenis buah tropis, seperti alpukat, pisang, dan mangga, suhu rendah di kulkas justru bisa menghambat proses pematangan.

Salah satu alasan mengapa buah tropis tidak boleh terlalu lama berada di kulkas adalah karena fenomena yang disebut chilling injury atau kerusakan dingin. Buah-buah seperti pisang, mangga, rambutan, dan durian sangat sensitif terhadap suhu rendah. Ketika mereka terkena suhu dingin, buah-buah tersebut bisa mengalami kerusakan yang ditandai dengan munculnya lubang kecil di kulit, serta perubahan warna pada daging buah yang menjadi coklat atau bahkan hitam.

"Jika chilling injury-nya sudah parah, sebaiknya tidak dimakan," kata Darda. Kerusakan ini juga bisa menyebabkan buah gagal matang dan akhirnya membusuk.

Selain chilling injury, buah-buah juga bisa teroksidasi. Oksidasi terjadi ketika buah terpapar udara, terutama jika ada luka atau memar pada kulitnya. Enzim dalam buah akan bereaksi dengan oksigen, menyebabkan perubahan warna menjadi kecoklatan dan membuat buah terasa lebih lembek. Walaupun proses oksidasi ini terjadi, Darda menjelaskan bahwa tidak ada bahaya serius jika kita makan buah yang sudah teroksidasi ringan.

Namun, jika buah sudah dipotong dan terpapar udara tanpa perlindungan, seperti plastik atau wadah tertutup, proses oksidasi akan terjadi lebih cepat. Sebaiknya, buah yang sudah dipotong segera dimakan atau disimpan dengan cara yang benar.

Jadi, meskipun kulkas bisa membantu menjaga kesegaran buah dalam beberapa kasus, ada baiknya untuk mengetahui cara penyimpanan yang tepat untuk setiap jenis buah. Untuk buah-buah tropis seperti mangga, pisang, dan alpukat, lebih baik disimpan pada suhu ruang agar proses pematangan berjalan dengan baik. Sementara itu, buah utuh seperti semangka dan melon bisa lebih lama bertahan di kulkas tanpa masalah, asalkan tidak ada luka pada kulitnya. ***

Photo
Photo
SAMBUT BAIK: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo didampingi pimpinan OPD membahas investasi bidang perikanan bersama Founder & CEO at Stemcell United Limited Philip GU, Senin (20/1).
SAMBUT BAIK: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo didampingi pimpinan OPD membahas investasi bidang perikanan bersama Founder & CEO at Stemcell United Limited Philip GU, Senin (20/1).
Editor : Azril Arham
#Jeruk #semangka #menyimpan buah #Kulkas 1 jutaan #mangga