BANGKALAN – Deretan outlet ayam geprek dan ayam crispy kini mudah ditemui di berbagai sudut Kota Bangkalan.
Nama-nama seperti ayam geprek SAI, Geprekin Aja, Hisana, Madani, M2M, hingga Roket Chiken semakin akrab di telinga masyarakat.
Hal itu menjadi bukti bahwa bisnis kuliner cepat saji terus mengalami perkembangan yang begitu pesat.
Menu ayam goreng crispy berpadu sambal pedas khas Indonesia menjadi daya tarik utama.
Harganya yang terjangkau membuat makanan ini digemari berbagai kalangan, terutama pelajar dan mahasiswa.
Bagi para pelaku usaha, bisnis ayam geprek dan ayam crispy dianggap memiliki potensi besar.
Sistem franchise atau kemitraan yang mudah dijalankan membuat banyak pengusaha muda tertarik membuka outlet dengan konsep serupa.
Persaingan antar brand pun semakin ketat. Tiap outlet berlomba menghadirkan keunikan rasa, tampilan tempat yang menarik, serta layanan pesan antar yang cepat.
Beberapa bahkan berinovasi dengan varian sambal dengan berbagai level pedas dan paket hemat untuk menarik pelanggan.
Fenomena banyaknya outlet ayam geprek ini menunjukkan bahwa kuliner tetap menjadi sektor usaha yang paling diminati, terutama di daerah dengan populasi muda seperti Bangkalan.
Lebih dari sekadar makanan, ayam geprek kini menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban yang ingin praktis, namun tetap nikmat. (Elsa)
Editor : Ina Herdiyana