News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Bandros: Warisan Kuliner Khas Sunda yang Tak Terkikis oleh Waktu

Ina Herdiyana • Jumat, 13 Februari 2026 | 11:59 WIB
Bandros, kuliner khas Sunda
Bandros, kuliner khas Sunda

RadarBangkalan.id – Bandros merupakan salah satu makanan tradisional khas masyarakat Sunda Jawa Barat, khususnya di daerah Bandung dan sekitarnya.

Bandros menjadi camilan favorit masyarakat Sunda, terutama saat pagi dan sore karena cocok disantap dalam keadaan hangat.

Keberadaannya yang sederhana justru membuat bandros lekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Sunda.

Bahan dasar pembuatan bandros meliputi tepung beras, santan, kelapa parut, serta sedikit garam sebagai penambah rasa.

Seluruh bahan tersebut diaduk hingga menghasilkan adonan dengan kekentalan yang sesuai.

Setelah itu, adonan dituang ke dalam cetakan berbentuk setengah lingkaran yang sudah dipanaskan terlebih dahulu.

Proses pemanggangan berlangsung beberapa menit sampai bagian bawahnya berubah warna menjadi kecokelatan dan bagian dalamnya matang dengan tekstur yang lembut.

Aroma santan yang dihasilkan menjadi ciri khas tersendiri bagi kue tradisional ini.

Bandros umumnya dijual dengan cara berkeliling menggunakan grobak, ada pula yang menetap disatu tempat seperti di pasar maupun di pinggir jalan.

Bandros dijual dengan harga yang terjangku, berkisar antara Rp2.000 - Rp5.000 tergantung dengan tambahan toping gula atau keju.

Seiring berkembangnya zaman, bandros diciptakan dengan berbagai rasa baru. Hal tersebut dilakukan agar bandros tetap diminati generasi muda.

Inovasi ini yang membuat bandros dapat bersaing dengan jajanan modern saat ini. (Farah Arisanti)

Editor : Ina Herdiyana
#bandros #warisan #khas sunda #kuliner