News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Tempoyak Durian: Hidangan Fermentasi dari Raja Buah

Ina Herdiyana • Selasa, 31 Maret 2026 | 08:14 WIB
Sumber Foto: Kawan Online
Sumber Foto: Kawan Online

RadarBangkalan.id – Durian dikenal sebagai “raja buah” yang memiliki rasa manis dan aroma khas. Buah ini dapat diolah menjadi makanan tradisional bernama tempoyak, yaitu durian yang difermentasi hingga menghasilkan rasa asam yang unik.

Pembuatan tempoyak sebenarnya cukup sederhana. Daging durian dipisahkan dari bijinya, kemudian biasanya ditambahkan sedikit garam.

Setelah itu, durian disimpan dalam wadah tertutup selama sekitar tiga hingga tujuh hari. Dalam waktu tersebut, proses fermentasi alami akan mengubah sebagian gula dalam durian menjadi asam, sehingga menghasilkan rasa khas tempoyak.

Baca Juga: Kamera Kaleng: Estetika Ketidaksempurnaan dalam Dunia Fotografi

Kandungan dalam tempoyak masih menyimpan beberapa nutrisi dari buah durian seperti serat, vitamin, dan mineral. 

Proses fermentasi juga dapat menghasilkan bakteri baik yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan.

Meski demikian, konsumsinya tetap perlu diperhatikan karena biasanya mengandung tambahan garam. Bagi sebagian orang, aroma dan rasanya mungkin terasa cukup kuat.

Namun bagi pecinta kuliner tradisional, tempoyak justru menjadi bukti bahwa kekayaan rasa dalam masakan Nusantara tidak pernah habis untuk dijelajahi. (Farah Arisanti)

 

 

Editor : Ina Herdiyana
#Tempoyak Durian #serat #vitamin #nutrisi #mineral #Fermentasi #hidangan #raja buah