RadarBangkalan.id – Kimchi merupakan hasil dari teknik pengawetan pangan kuno yang memanfaatkan proses fermentasi alami.
Sayuran yang paling umum digunakan dalam kimchi adalah sawi putih, daun bawang, atau lobak.
Sayuran ini nantinya akan digarami untuk mengeluarkan kadar airnya, kemudian dibalur dengan pasta bumbu yang terdiri dari cabai merah bubuk, bawang putih, jahe, dan berbagai hasil laut asin (jeotgal).
Baca Juga: Tumbleweed: Si Bola Gurun yang Ikonik di Texas
Kunci utama keunikan kimchi terletak pada proses fermentasinya. Bakteri asam laktat yang muncul selama pemeraman tidak hanya memberikan rasa asam yang segar dan tajam, tetapi juga bertindak sebagai pengawet alami yang mencegah pertumbuhan bakteri pembusuk.
Proses ini mengubah struktur nutrisi sayuran, menjadikannya lebih mudah dicerna dan kaya akan probiotik yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan.
Di Korea, pembuatan kimchi dalam jumlah besar secara kolektif dikenal dengan istilah Kimjang.
Tradisi ini biasanya dilakukan menjelang musim dingin, di mana anggota keluarga dan tetangga berkumpul untuk menyiapkan persediaan kimchi selama setahun.
Baca Juga: Nastar: Mengapa Selalu Jadi Hidangan Andalan di Hari Raya?
Nilai sosial dari gotong royong ini begitu kuat sehingga UNESCO menetapkan Kimjang sebagai warisan budaya tak benda manusia karena dianggap mempererat kohesi sosial dan identitas masyarakat.
Meskipun baechu kimchi atau kimchi sawi putih adalah yang paling populer. Tetapi ternyata terdapat lebih dari 200 variasi kimchi yang berbeda tergantung pada musim dan wilayahnya.
Di daerah pesisir, kimchi cenderung lebih asin dan menggunakan banyak hasil laut, sementara di wilayah utara, rasanya lebih ringan dan kurang pedas.
Variasi bahan pun sangat luas, mulai dari mentimun, daun bawang, hingga kucai.
Saat ini kimchi tidak hanya dinikmati sebagai hidangan sampingan, tetapi juga menjadi bahan dasar berbagai masakan populer seperti sup (kimchi-jjigae) dan nasi goreng.
Baca Juga: Cara Cek Bansos Rp600.000 Pakai NIK KTP Secara Online, Mudah dan Cepat
Karena kandungan vitamin A, B, dan C yang tinggi serta sifatnya yang rendah kalori, kimchi diakui secara global sebagai salah satu makanan paling sehat di dunia. (Athoya Hanin)
Editor : Ina Herdiyana