News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Kentang, Sumber Karbohidrat yang Tersembunyi di Kedalaman Tanah

Ina Herdiyana • Jumat, 10 April 2026 | 11:41 WIB
Sumber foto: Halodoc
Sumber foto: Halodoc

RadarBangkalan.id – Kentang atau nama latinnya Solanum tuberosum, merupakan salah satu tanaman umbi-umbian paling penting di dunia yang menjadi sumber karbohidrat utama bagi jutaan orang. 

Sebagai tanaman yang tumbuh di bawah permukaan tanah, kentang memiliki kemampuan adaptasi yang luar biasa terhadap berbagai kondisi iklim. Mulai dari dataran tinggi yang dingin hingga wilayah subtropis, menjadikannya pilar ketahanan pangan global setelah padi, gandum, dan jagung.

Secara nutrisi, kentang sering kali disalahpahami sebagai sekadar sumber pati. Padahal, jika dikonsumsi bersama kulitnya, kentang kaya akan serat, vitamin C, serta kalium yang lebih tinggi dibandingkan pisang. 

Baca Juga: Sushi: Tren Kuliner yang Tak Pernah Sepi Pemina

Kandungan karbohidrat kompleksnya memberikan energi yang tahan lama bagi tubuh, dan juga dapat berperan sebagai pengganti nasi. Hal inilah yang membuat kentang menjadi subjek yang menarik dalam studi gizi karena cara memasaknya seperti direbus, dipanggang, atau digoreng, secara signifikan mengubah manfaat kesehatan dari umbi ini.

Dalam dunia kuliner, fleksibilitas kentang tidak tertandingi. Teksturnya yang dapat berubah dari renyah di bagian luar hingga lembut dan creamy di bagian dalam memungkinkannya diolah menjadi ribuan jenis hidangan. 

Di Indonesia, kentang memiliki peran ganda, ia hadir sebagai lauk dalam hidangan tradisional seperti perkedel dan sambal goreng ati, sekaligus menjadi camilan populer. Seiring dengan tren gaya hidup sehat, kini mulai muncul kesadaran untuk mengonsumsi kentang dengan cara yang lebih alami guna menjaga seluruh kebaikan mineral yang tersimpan di dalam setiap umbi. (Athoya Hanin)

 

Editor : Ina Herdiyana
#Solanum tuberosum #karbohidrat #kalium #kentang #vitamin c