RadarBangkalan.id – Serabi atau biasa disebut dengan surabi adalah Kue berbahan dasar tepung beras dan santan yang memiliki cita rasa khas sederhana, tetapi mampu memikat berbagai kalangan.
Di sejumlah daerah, seperti Jawa Tengah dan Jawa Barat, serabi bahkan telah menjadi bagian dari identitas kuliner lokal.
Setiap daerah menghadirkan karakter rasa yang berbeda, mencerminkan kekayaan tradisi dan kreativitas masyarakat setempat.
Makanan ini dikenal dengan teksturnya yang lembut di tengah dan sedikit renyah di bagian pinggir, serta aroma khas dari santan dan proses pemanggangan.
Secara tradisional, serabi dimasak menggunakan wajan kecil berbahan tanah liat yang dipanaskan di atas arang.
Teknik memasak ini tidak hanya menghasilkan tekstur yang khas, lembut di bagian tengah dan sedikit renyah di pinggir, tetapi juga memberikan aroma harum yang sulit tergantikan oleh metode modern.
Dalam beberapa tahun terakhir, serabi juga mengalami inovasi yang cukup signifikan. Para pelaku usaha kuliner mulai menghadirkan varian rasa kekinian seperti matcha, red velvet, hingga kombinasi topping modern lainnya. Inovasi ini menjadi strategi untuk menarik minat generasi muda.
Baca Juga: Warga Bangkalan Tewas di Taiwan, Disperinaker Bangkalan Klaim Belum Ketahui Penyebab Kematian
Serabi juga mencerminkan nilai budaya yang kuat. Proses pembuatannya yang masih mempertahankan cara tradisional menjadi simbol ketekunan dan warisan kuliner yang terus dijaga dari setiap generasi. (Farah Arisanti)
Editor : Ina Herdiyana