RadarBangkalan.id – Martabak Madura menjadi salah satu kuliner yang tak pernah kehilangan penggemar. Berbeda dengan martabak telur pada umumnya, versi Madura hadir dalam ukuran mini dengan cita rasa yang khas renyah di luar, gurih di dalam.
Camilan ini dikenal luas di berbagai daerah, terutama sebagai jajanan kaki lima yang mudah ditemukan pada sore hingga malam hari.
Keunikan martabak Madura terletak pada kulitnya yang sangat tipis namun tetap elastis serta proses penggorengan menggunakan minyak banyak yang menghasilkan tekstur krispi sempurna.
Baca Juga: Ikan Sapu-Sapu Jadi Ancaman Nyata bagi Keseimbangan Lingkungan
Berikut bahan dan cara membuat martabak khas Madura:
Bahan kulit martabak khas Madura:
1. 250 gr tepung terigu
2. 1/2 sdt garam
3. 2 sdm minyak goreng
4. 135 ml air
Bahan isian martabak khas Madura:
1. mie bihun
2. 15 bawang merah
3. 7 bawang putih
4. daun bawang
5. sayur kol
6. wortel
7. 2 sdt garam
8. 1 sdt lada bubuk
9. 2 sdm gula pasir
Cara membuat martabak khas Madura:
1. Masukkan seluruh bahan kulit martabak kemudian aduk hingga tercampur
2. Uleni adonan hingga tidak terlalu lengket, kemudian tutup dan diamkan selama 30 menit
3. Setelah itu, adonan akan berubah menjadi lebih lentur. bagi lah adonan membentuk bulatan hingga menjadi beberapa bagian
4. Rendam adonan dengan minyak goreng dan diamkan selama 1 jam
5. Selanjutnya, buat isian dengan merebus mie bihun hingga matang
6. Haluskan bawang merah dan bawang putih kemudian tumis dengan sedikit minyak goreng hingga matang dan tambahkan daun bawang
7. Setelah itu, masukkan sayur kol dan wortel yang sudah dicincang. aduk hingga merata dan sayurnya layu. tambahkan mie bihun yang sudah matang sebelumnya dan berikan seasoning garam, lada bubuk dan gula pasir
8. Ambil kulit martabak yang didiamkan sebelumnya, kemudian pipihkan dan masukkan isian. lipat kulit martabak hingga sempurna
9. Kemudian goreng martabak dengan minyak panas hingga matang
10. Sajikan martabak dengan saos sambal sebagai pelengkap rasa
Popularitas martabak Madura juga terus berkembang seiring inovasi yang dilakukan para penjual.
Kini variasi isian semakin beragam, mulai dari ayam pedas, keju, hingga kombinasi modern yang mengikuti selera generasi muda. (Farah Arisanti)
Editor : Ina Herdiyana