News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Manfaat dan Bahaya Nanas: Siapa Saja yang Harus Waspada Saat Mengonsumsinya?

Mohammad Sugianto • Minggu, 29 Juni 2025 | 03:26 WIB

 

Ilutrasi : Buah Nanas
Ilutrasi : Buah Nanas

Radarbangkalan.id-Buah nanas dikenal sebagai salah satu sumber vitamin C terbaik dari alam. Rasa manis-asamnya yang segar membuatnya digemari banyak orang, baik disantap langsung maupun dijadikan jus atau campuran hidangan. Namun, di balik segudang manfaatnya, nanas ternyata tidak cocok dikonsumsi semua orang.

Dalam satu cangkir potongan nanas, terkandung sekitar 78,9 miligram vitamin C. Angka ini melebihi kebutuhan harian wanita dewasa, dan hampir mencukupi untuk pria dewasa. Vitamin C tersebut berperan penting dalam meningkatkan imunitas, membantu penyembuhan luka, mendukung pembentukan kolagen, serta meningkatkan penyerapan zat besi dari makanan.

Namun seperti dikutip dari Mayo Clinic, tidak semua orang disarankan mengonsumsi nanas dalam jumlah bebas. Ada kelompok-kelompok tertentu yang justru harus berhati-hati karena risiko efek samping yang mungkin timbul.

Kelompok Orang yang Sebaiknya Membatasi Konsumsi Nanas

  1. Penderita Diabetes
    Buah nanas mengandung gula alami (fruktosa) yang cukup tinggi. Bagi penderita diabetes, konsumsi nanas dapat memicu lonjakan kadar gula darah. Bila ingin tetap menikmati nanas, disarankan mengonsumsinya dalam porsi kecil dan dikombinasikan dengan makanan berserat tinggi atau sumber protein.
  2. Orang yang Alergi Bromelain
    Nanas mengandung bromelain, enzim alami yang berfungsi sebagai antiinflamasi. Namun, pada sebagian orang, bromelain bisa memicu reaksi alergi seperti ruam, gatal, hingga gangguan pernapasan. Jika Anda pernah mengalami gejala alergi setelah makan nanas, sebaiknya konsultasikan ke dokter.
  3. Penderita Asam Lambung (GERD)
    Sifat asam dalam nanas dapat memperburuk gejala GERD atau maag, seperti rasa terbakar di dada (heartburn) dan mual. Bagi mereka yang memiliki lambung sensitif, sebaiknya menghindari konsumsi nanas dalam bentuk apapun.
  4. Pengguna Obat Tertentu
    Bromelain dalam nanas dapat berinteraksi dengan beberapa jenis obat seperti antibiotik, antikoagulan (pengencer darah), dan obat penenang. Interaksi ini bisa memperkuat atau memperlemah efek obat, yang berdampak buruk bagi kesehatan. Konsultasikan dengan tenaga medis jika sedang dalam pengobatan.
  5. Ibu Hamil, Terutama di Trimester Awal
    Walau tidak semua kasus berbahaya, konsumsi nanas dalam jumlah besar dapat merangsang kontraksi rahim, terutama pada trimester pertama kehamilan. Maka dari itu, wanita hamil disarankan untuk membatasi konsumsi nanas dan memilih buah lain sebagai alternatif sumber vitamin C.

Nanas memang kaya manfaat, tetapi bukan berarti cocok untuk semua orang. Mengetahui kondisi tubuh sendiri adalah langkah penting sebelum mengonsumsi makanan tertentu, termasuk buah yang tampaknya “aman”. Bila Anda memiliki riwayat penyakit kronis, alergi, atau sedang hamil, ada baiknya berkonsultasi terlebih dahulu sebelum mengonsumsi nanas secara rutin.

Editor : Mohammad Sugianto
#tips hidup sehat 2025 #buah nanas kaya Vitamin C #buah nanas #buah buahan #buah nanas cegah kanker #tips sehat