BANGKALAN,Radarbangkalan.id– Upaya mencegah lonjakan kasus campak terus digencarkan. Selasa (23/9), Aula Puskesmas Blega dipadati ratusan kader kesehatan dari sepuluh desa. Mereka datang dari Desa Alas Rajah, Bates, Blega Oloh, Koolan, Karang Panasan, Karang Gayam, Rosep, Lombang Dajah, Lombang Laok, hingga Karpote.
Para kader itu mengikuti penguatan kapasitas yang difokuskan pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam program imunisasi. Tujuannya untuk memastikan cakupan imunisasi di Kecamatan Blega merata, berkualitas, dan mampu melindungi anak-anak dari penyakit menular yang sebenarnya bisa dicegah dengan vaksin.
Kepala Puskesmas Blega dr. Safitri menyampaikan, kegiatan ini sekaligus menjadi tindak lanjut dari melonjaknya kasus campak yang sempat terjadi bulan lalu. Menurut dia, selain menjalankan program imunisasi kejar untuk campak, dibutuhkan peran aktif kader kesehatan sebagai garda terdepan.
“Kami ingin memastikan Blega sehat, anak-anak terlindungi, dan imunisasi lengkap. Kader adalah ujung tombak yang mampu memberikan edukasi serta menggerakkan masyarakat agar lebih sadar pentingnya imunisasi,” tegasnya.
Selain materi teori, para kader juga dibekali dengan keterampilan teknis untuk mendampingi tenaga medis dalam sosialisasi maupun monitoring imunisasi di lapangan. Dengan penguatan ini, mereka diharapkan lebih siap menghadapi potensi peningkatan kasus campak di wilayah Blega.
Program ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mempercepat eliminasi campak dan rubella melalui vaksinasi. Dukungan kader kesehatan diharapkan bisa memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap imunisasi, sehingga cakupan semakin luas dan merata.(gik)
Editor : Mohammad Sugianto