BANGKALAN, Radarbangkalan.id – Upaya pencegahan kanker payudara dan kanker leher rahim (serviks) digencarkan Puskesmas Kedungdung. Melalui layanan skrining SADANIS (pemeriksaan payudara klinis) dan tes HPV DNA, puluhan perempuan di wilayah kerja puskesmas mengikuti pemeriksaan dini yang digelar pada 3–4 Desember 2025.
Kegiatan yang diikuti 50 peserta itu berjalan lancar. Antusiasme warga tidak lepas dari kegiatan promotif yang rutin dilakukan para petugas di berbagai forum perempuan, seperti pertemuan PKK desa hingga kecamatan serta kelompok muslimat dari tingkat RT sampai kecamatan.
Bidan Miftahul Husnah, S.Tr., Keb., selaku petugas program KB dan kesehatan reproduksi Puskesmas Kedungdung, menegaskan pentingnya deteksi dini. Ia menampilkan data dari Rumah Sakit Onkologi Surabaya yang menunjukkan tingginya angka penderita kanker.
Baca Juga: Harga Pupuk di Bangkalan Stabil, Urea Tetap Rp8 Ribu per Kg
“Kanker payudara masih menjadi yang tertinggi dengan angka kematian sekitar 17 per 100.000 penduduk. Kanker serviks menempati urutan kedua, dengan kematian mencapai 13,9 per 100.000 penduduk,” jelasnya.
Hal senada disampaikan dokter Puskesmas Kedungdung, dr. Ratna Erianti Nugroho Rini. Ia mengajak seluruh perempuan untuk menjaga kesehatan reproduksi dan rutin melakukan skrining.
“Deteksi dini itu kunci. Selain menjaga pola hidup sehat, setiap perempuan sebaiknya melakukan pemeriksaan rutin agar risiko kanker bisa ditekan,”tegasnya.
Baca Juga: Warung Madura di Gianyar Bali Jadi Sasaran Tipu-Tipu, Pelaku Ditangkap Polisi
Perempuan yang juga menjabat sebagai Kepala Puskesmas Kedungdung itu menyampaikan harapannya agar kegiatan ini mampu mengubah pola pikir masyarakat. Menurutnya, pemeriksaan payudara dan serviks bukanlah hal tabu, melainkan langkah penting untuk menjaga keselamatan diri.
“Kami ingin masyarakat memahami bahwa layanan ini sangat bermanfaat. Semoga kesadaran masyarakat meningkat dan angka kejadian kanker payudara serta kanker serviks di wilayah kami semakin menurun,” ujarnya.
Dengan layanan skrining yang terus diperluas, Puskesmas Kedungdung berharap semakin banyak perempuan yang berani melakukan deteksi dini demi kesehatan jangka panjang.(gik)
Editor : Mohammad Sugianto