News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Puskesmas Bangkalan Luncurkan Inovasi Gema Bang Afik dan Si Cecep untuk Perkuat Deteksi Dini PTM

Mohammad Sugianto • Jumat, 12 Desember 2025 | 15:18 WIB
Kegiatan inovasi Gema Bang Afik dan Si Cecep yang diluncurkan UPT Puskesmas Bangkalan
Kegiatan inovasi Gema Bang Afik dan Si Cecep yang diluncurkan UPT Puskesmas Bangkalan

BANGKALAN, Radarbangkalan.id – Puskesmas Bangkalan menghadirkan terobosan baru untuk memperkuat pencegahan penyakit tidak menular (PTM) sekaligus mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Inovasi tersebut bertajuk “Gema Bang Afik dan Si Cecep” atau Gerakan Masyarakat Bangkalan Beraktivitas Fisik dan Deteksi Cek Kesehatan PTM. Program ini menjadi bagian dari komitmen Puskesmas dalam mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

Program kesehatan terpadu ini digelar di 13 desa dan sejumlah instansi wilayah kerja Puskesmas Bangkalan. Warga mendapatkan berbagai layanan skrining gratis, mulai pengukuran tinggi dan berat badan, lingkar perut, pemeriksaan tekanan darah, gula darah, hingga skrining PTM dan konsultasi langsung dengan dokter. Tidak hanya itu, masyarakat juga diajak mengikuti aktivitas fisik bersama sebagai bentuk edukasi pentingnya gaya hidup sehat.

Kepala Puskesmas Bangkalan dr. Hj. Anastasia Mulyadi menegaskan bahwa inovasi ini lahir sebagai respons atas meningkatnya kasus PTM di masyarakat.
“Melalui Gema Bang Afik dan Si Cecep, kami ingin memberikan layanan yang mudah dijangkau sekaligus mengedukasi masyarakat. Pencegahan selalu lebih baik daripada pengobatan,” ujarnya.

seluruh pegawai UPT Puskesmas Bangkalan tampak kompak usai menggelar layanan kesehatan kepada masyarakat
seluruh pegawai UPT Puskesmas Bangkalan tampak kompak usai menggelar layanan kesehatan kepada masyarakat

Program ini juga disinergikan dengan Pemeriksaan Kesehatan Gratis, program nasional untuk skrining dini kesehatan dari bayi hingga lansia. Melalui perluasan layanan ini, peserta juga dapat melakukan pemeriksaan laboratorium sesuai usia dan riwayat kesehatan tertentu.

Selain skrining PTM, kegiatan ini turut menghadirkan skrining jiwa dan skrining lansia, sebagai bentuk deteksi dini menyeluruh. Puskesmas Bangkalan juga bekerja sama dengan sejumlah klinik mata jejaring, sehingga warga bisa mengakses layanan pemeriksaan penglihatan dan konsultasi kesehatan mata secara langsung.

Antusiasme warga terlihat tinggi. Banyak peserta mengaku sangat terbantu karena seluruh layanan kesehatan dapat diakses dalam satu kunjungan, tanpa biaya dan tanpa antre panjang.

Dengan adanya inovasi ini, Puskesmas Bangkalan berharap tingkat kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini dan gaya hidup sehat semakin meningkat. Program ini direncanakan berlanjut sebagai agenda rutin untuk memperkuat Germas serta menekan kasus PTM di wilayah Bangkalan.(gik)

 

Editor : Mohammad Sugianto
#CKG 2025 #puskesmas bangkalan #bangkalan #pengobatan gratis #inovasi kesehatan #Dinkes Bangkalan