News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Virus Nipah Mengintai, BPOM Siapkan Langkah Antisipasi Cegah Pandemi Baru

Ubaidillah • Sabtu, 7 Februari 2026 | 06:14 WIB
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Taruna Ikrar memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Universitas Andalas, Kota Padang, Jumat (6/2/2026). ANTARA/Muhammad Zulfikar
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Taruna Ikrar memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Universitas Andalas, Kota Padang, Jumat (6/2/2026). ANTARA/Muhammad Zulfikar

RadarBangkalan.id - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI mewaspadai potensi masuknya virus Nipah ke Indonesia, menyusul maraknya penyebaran virus tersebut di India dan sejumlah negara di kawasan ASEAN.

Kewaspadaan ini dilakukan untuk mencegah risiko penularan yang dapat mengancam kesehatan masyarakat.

Baca Juga: Waspada Virus Nipah, Bandara Lombok Aktifkan Thermal Scanner dan Health Pass

"Kita mengkhawatirkan virus Nipah. Kita tahu virus ini sedang menyebar di India dan beberapa negara ASEAN," kata Kepala BPOM RI Taruna Ikrar di Kota Padang, Jumat.

Risiko Penularan Antarmanusia Jadi Perhatian Serius

Taruna menyatakan kekhawatiran semakin besar apabila virus Nipah telah mengalami penularan dari manusia ke manusia.

Baca Juga: Video Viral “Cukur Kumis” TikTok Bikin Heboh, Warganet Ramai Cari Versi Full

Menurutnya, kondisi tersebut dapat menjadikan penyebaran virus sebagai ancaman nyata bagi kesehatan publik.

Ia menegaskan, virus Nipah berpotensi berkembang menjadi ancaman pandemi baru, serupa dengan pandemi COVID-19 yang pernah melanda dunia. Hal ini perlu diantisipasi secara serius mengingat tingkat kematian akibat infeksi virus Nipah tergolong tinggi, yakni berkisar antara 40 hingga 70 persen.

Baca Juga: Jmail.world Jadi Jalan Pintas Akses Epstein Library, Ini Cara Menggunakannya

Cara Penularan Virus Nipah

Taruna menjelaskan virus Nipah disebarkan melalui vektor kelelawar pemakan buah. Buah yang telah terkontaminasi kemudian dikonsumsi manusia sehingga menyebabkan penularan virus dan berdampak pada sistem kekebalan tubuh.

Baca Juga: Video Viral Wanita “Sok Imut” Diklaim Punya Versi 35 Menit, Warganet Ramai Cari Link

"Ada juga data perpindahan virus ini dari manusia ke manusia melalui air liur," kata dia.

Langkah Antisipasi BPOM

Menghadapi potensi ancaman tersebut, BPOM RI telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif. Salah satunya adalah mempermudah regulasi obat-obatan antivirus sebagai upaya pencegahan apabila terjadi wabah atau pandemi.

Baca Juga: Terungkap! Begini Awal Mula Arsip Jeffrey Epstein Bocor hingga Bikin Heboh

Selain itu, BPOM juga terus menggencarkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat. Menurut BPOM, langkah ini merupakan upaya paling dasar yang harus diterapkan untuk memperkuat daya tahan tubuh.

"Kita sudah punya pengalaman pandemi COVID-19 dan protapnya mirip-mirip dengan itulah," ujar dia.

Baca Juga: KPK Tangkap Pejabat Bea Cukai, Disita Uang Miliaran dan 3 Kg Logam Mulia

Penguatan Pengawasan di Pintu Masuk Negara

BPOM juga meminta instansi terkait, terutama yang bertugas menjaga wilayah perbatasan dan pintu-pintu masuk ke Indonesia, untuk mengoptimalkan proses skrining.

Langkah ini dinilai penting guna mencegah masuknya virus Nipah ke dalam negeri dan melindungi masyarakat dari risiko penularan.

Baca Juga: Info Gempa Terkini Jawa Timur: Malang Diguncang Gempa Magnitudo 3,6

Editor : Ubaidillah
#bpom ri #virus nipah #kepala bpom ri