News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Pare: Sayur Pahit yang Sering Dijauhi, Padahal Kaya Manfaat

Ina Herdiyana • Rabu, 4 Maret 2026 | 12:07 WIB

Pare. Sumber Foto: Hello Sehat
Pare. Sumber Foto: Hello Sehat

RadarBangkalan.id – Pare atau dikenal juga sebagai Momordica charantia adalah sayuran yang identik dengan rasa pahit yang kuat.

Meski begitu, tidak sedikit orang yang menghindarinya karena rasa pahitnya yang khas.

Padahal, di balik rasa pahit tersebut, pare menyimpan banyak manfaat kesehatan yang jarang diketahui.

Pare berbentuk lonjong dengan permukaan bergelombang dan berwarna hijau terang hingga hijau tua.

Saat matang, warnanya bisa berubah menjadi kekuningan dan pecah, memperlihatkan biji berwarna merah.

Rasa pahitnya berasal dari senyawa alami seperti momordicin dan charantin, yang justru menjadi sumber manfaat kesehatannya.

Pare termasuk sayuran rendah kalori tetapi tinggi nutrisi. Di dalamnya terdapat vitamin C, vitamin A, folat, serat, zat besi, serta kalium.

Selain itu, pare mengandung senyawa aktif seperti charantin dan polipeptida-p yang dikenal berperan dalam membantu mengontrol kadar gula darah.

Tak heran jika pare sering direkomendasikan sebagai salah satu sayuran yang baik bagi penderita diabetes, tentu dengan konsumsi yang terkontrol dan sesuai anjuran tenaga medis.

Rasa pahit memang menjadi tantangan utama. Namun, ada cara sederhana untuk menguranginya.

Pare bisa diremas dengan garam sebelum dimasak, direbus sebentar lalu dibuang airnya, atau dipadukan dengan bumbu gurih dan pedas agar rasanya lebih seimbang.

Baca Juga: Di Balik Lengketnya Lemper: Evolusi Rasa dan Filosofi Perekat Silaturahmi

Di berbagai daerah, pare diolah menjadi tumisan, campuran siomay, hingga isian bakso.

Kreativitas dalam memasak membuat sayur ini tetap relevan di dapur Nusantara. (Farah Arisanti)

 

Editor : Ina Herdiyana
#sayuran #kaya manfaat #pahit #pare #Momordica charantia