RadarBangkalan.id – Bajigur adalah minuman tradisional khas masyarakat Sunda yang identik dengan suasana pedesaan dan udara dingin.
Minuman ini terkenal karena rasa manis-gurihnya yang hangat dan aromanya yang khas dari campuran santan serta gula aren.
Nama “bajigur” diyakini berasal dari kata Sunda badjegur, yang berarti hangat, menggambarkan efeknya bagi tubuh dan jiwa.
Di pedesaan, bajigur hampir selalu hadir bersama camilan tradisional seperti pisang rebus, ubi kukus, atau kacang tanah rebus.
Kombinasi ini menghadirkan suasana sederhana yang justru terasa akrab dan menenangkan.
Secara bahan, bajigur terbilang sederhana. Campuran santan kelapa dan gula aren menjadi dasar utamanya.
Jahe ditambahkan untuk memberikan sensasi hangat, sementara sedikit garam dan daun pandan memperkaya aroma.
Hasilnya adalah minuman berwarna cokelat muda hingga pekat dengan rasa manis-gurih yang lembut di lidah.
Aroma gula aren yang direbus bersama santan menghadirkan wangi khas yang sulit ditiru minuman modern.
Sensasi hangat dari jahe pun terasa perlahan di tenggorokan, membuat bajigur cocok dinikmati saat udara dingin atau hujan turun.
Ketahanan bajigur di tengah perubahan zaman menjadi bukti bahwa cita rasa dan nilai tradisi memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat.
Ia bertahan bukan karena tren, melainkan karena kebiasaan dan kepercayaan yang diwariskan turun-temurun. (Farah Arisanti)
Editor : Ina Herdiyana