RadarBangkalan.id – Kayu manis atau Cinnamon adalah salah satu rempah tertua dan paling populer di dunia yang berasal dari kulit bagian dalam pohon genus Cinnamomum.
Sejak ribuan tahun lalu, rempah ini telah menjadi komoditas berharga yang diperdagangkan melintasi benua, mulai dari Mesir kuno hingga ke seluruh daratan Eropa.
Di Indonesia sendiri, kayu manis merupakan salah satu hasil bumi unggulan yang kualitasnya sangat diakui oleh pasar internasional karena aromanya yang tajam namun menenangkan.
Baca Juga: Bukan Lagi Soal Gigi Rapi, Apakah Behel Kini Jadi Aksesori Fashion?
Karakteristik utama yang membuat kayu manis begitu istimewa adalah perpaduan aromanya yang manis, hangat, dan sedikit pedas.
Aroma ini berasal dari kandungan minyak atsiri yang disebut cinnamaldehyde, yang keluar secara maksimal saat kulit pohon dikeringkan hingga menggulung menjadi batang atau dihaluskan menjadi bubuk.
Dalam dunia kuliner, kayu manis memiliki peran serbaguna, ia bisa memberikan kedalaman rasa pada masakan gurih seperti gulai, sekaligus menjadi pelengkap sempurna untuk makanan manis dan minuman hangat.
Selain fungsinya sebagai penyedap rasa, kayu manis juga dikenal luas dalam dunia kesehatan karena sifat antioksidannya yang sangat tinggi.
Baca Juga: Hotpack Tangan: Solusi Praktis Pengusir Dingin di Dalam Genggaman
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi kayu manis secara rutin dapat membantu mengatur kadar gula darah dan memperbaiki sensitivitas insulin, sehingga sering disarankan bagi mereka yang ingin menjaga metabolisme tubuh.
Sifat anti-mikroba di dalamnya juga menjadikan rempah ini sebagai bahan alami untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh dari serangan bakteri dan peradangan.
Di pasaran, terdapat dua jenis utama yang sering kita jumpai, yaitu kayu manis Ceylon yang memiliki tekstur lebih lembut dan rasa yang halus, serta kayu manis Cassia yang lebih keras dan aromanya lebih kuat.
Memilih jenis yang tepat sangat bergantung pada tujuan penggunaannya, apakah untuk pengobatan atau sekadar penambah aroma masakan.
Baca Juga: Dandelion: Si Parasut Putih Simbol Ketangguhan Alam
Dengan sejarahnya yang panjang dan manfaatnya yang beragam, kayu manis tetap menjadi elemen penting yang menghubungkan warisan kuliner tradisional dengan gaya hidup sehat modern. (Athoya Hanin)
Editor : Ina Herdiyana