News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Mengenal Hantavirus: Penyakit yang Berkaitan dengan Hewan Pengerat

Ina Herdiyana • Selasa, 12 Mei 2026 | 12:37 WIB
Sumber Foto: Alodokter
Sumber Foto: Alodokter

RadarBangkalan.id Hantavirus merupakan kelompok virus yang ditularkan melalui hewan pengerat, terutama tikus.

Virus ini dapat menginfeksi manusia dan menyebabkan gangguan kesehatan pada paru-paru maupun ginjal.

Hantavirus tetap menjadi penyakit yang perlu dikenali karena dapat berkembang menjadi kondisi serius.

Baca Juga: Dramatis! Mariano Peralta Bawa Borneo FC Menang atas Bali United dan Tempel Persib

Penularan hantavirus umumnya terjadi melalui paparan urine, air liur, atau kotoran tikus yang mengandung virus. 

Seseorang dapat terinfeksi ketika menghirup partikel udara yang telah terkontaminasi, terutama di area tertutup atau jarang dibersihkan seperti gudang, loteng, dan tempat penyimpanan barang.

Gejala awal hantavirus biasanya menyerupai flu, seperti demam, nyeri otot, sakit kepala, mual, dan tubuh lemas.

Pada beberapa kasus, kondisi dapat berkembang menjadi gangguan pernapasan atau masalah pada ginjal sehingga memerlukan penanganan medis lebih lanjut.

Baca Juga: Borneo FC Taklukkan Bali United 3-2, Tempel Ketat Persib di Puncak Klasemen Super League

Pencegahan dilakukan dengan menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi risiko kontak dengan tikus.

Masyarakat disarankan membersihkan area yang berpotensi terkontaminasi menggunakan alat pelindung seperti masker dan sarung tangan serta tidak membersihkan kotoran tikus dalam kondisi kering agar partikel tidak menyebar ke udara.

Selain itu, kotoran tikus sebaiknya tidak langsung disapu dalam keadaan kering karena partikel virus dapat menyebar ke udara.

Membersihkan area dengan cairan disinfektan terlebih dahulu menjadi langkah yang dianjurkan untuk mengurangi risiko penularan. (Farah Arisanti)

Editor : Ina Herdiyana
#hantavirus #hewan pengerat #tikus #paru-paru #ginjal