News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Main HP sampai Larut Malam Bisa Tingkatkan Risiko Hipertensi dan Stroke

Ubaidillah • Jumat, 29 Mei 2026 | 06:42 WIB
Foto: Ilustrasi stres (Getty Images/D-Keine)
Foto: Ilustrasi stres (Getty Images/D-Keine)

 

RadarBangkalan.id - Dahulu tekanan darah tinggi atau hipertensi identik dengan penyakit usia lanjut. Namun kini dokter mulai menemukan semakin banyak kasus hipertensi hingga stroke pada usia muda.

Perubahan gaya hidup modern disebut menjadi salah satu pemicu utama meningkatnya kasus tekanan darah tinggi pada generasi muda. Mulai dari stres berkepanjangan, kurang tidur, pola makan tidak sehat, hingga kebiasaan bermain media sosial sampai larut malam dinilai berdampak besar pada kesehatan jantung.

Baca Juga: Kisah Aubrey Hasley, Usia 22 Tahun Alami Stroke Diawali Telinga Berdenging

Dikutip dari Times of India, Konsultan Psikiater Dewasa dan Seksolog Mouryadeep Ghatak menjelaskan bahwa stres kini sudah menjadi bagian yang begitu melekat dalam kehidupan sehari-hari sehingga banyak orang tidak menyadari dampaknya terhadap tubuh.

"Tekanan darah telah sampai pada titik di mana stres telah begitu terintegrasi ke dalam kehidupan kita, sehingga kita hampir tak menyadari efek mendalam yang ditimbulkannya pada tubuh kita," ujar Dr Ghatak.

Baca Juga: BGN Ancam Hentikan Operasional Dapur MBG yang Tak Prioritaskan Ibu Hamil dan Balita

Menurutnya, jam kerja panjang, kebiasaan terus terhubung dengan media sosial, hingga sulitnya melepaskan pikiran dari pekerjaan membuat sistem saraf tetap aktif hampir sepanjang waktu.

Kondisi tersebut membuat tubuh terus menerus melepaskan hormon stres. Jika berlangsung lama, hal ini dapat memicu peradangan dan membuat pembuluh darah kehilangan fleksibilitasnya sehingga tekanan darah sulit kembali normal.

Baca Juga: Jangan Sepelekan Sarden Kalengan Penyok, Ini Risiko BPA dan Kontaminasi Bakteri

Kurang Tidur Bisa Membahayakan Jantung

Dr Ghatak juga menyoroti hubungan kuat antara stres, kurang tidur, dan hipertensi. Saat tidur normal, tekanan darah biasanya menurun sehingga jantung dan pembuluh darah dapat beristirahat.

"Biasanya, seseorang mengalami penurunan tekanan darah saat tidur ketika jantung bisa beristirahat," katanya.

Baca Juga: Sariawan hingga Bibir Bengkak, Benarkah Kumur Air Garam Bisa Membantu?

Namun stres kronis dan paparan ponsel pada malam hari dapat mengganggu proses tersebut. Cahaya dari layar ponsel diketahui bisa menekan produksi melatonin, hormon yang membantu tubuh bersiap tidur.

Akibatnya banyak orang mengalami tidur yang singkat, tidak nyenyak, hingga insomnia. Dalam jangka panjang, kondisi ini membuat hormon stres tetap tinggi dan pembuluh darah terus menyempit.

"Jika kurang tidur menjadi kebiasaan bagi seseorang, kadar hormon stresnya akan tetap tinggi, yang mengakibatkan penyempitan pembuluh darah secara terus menerus, dan ketidakmampuan untuk menurunkan tekanan darah di malam hari," jelas Dr Ghatak.

Baca Juga: Kulit Sering Gatal dan Badan Linu, Apakah Tanda Imun Tubuh Bermasalah?

Stres Juga Mengubah Gaya Hidup

Tak hanya memengaruhi hormon tubuh, stres juga dapat mengubah perilaku seseorang. Orang yang mengalami tekanan mental berkepanjangan cenderung lebih malas berolahraga, lebih sering mengonsumsi makanan olahan, merokok, minum alkohol, hingga kurang aktif bergerak.

Kebiasaan tersebut turut meningkatkan risiko hipertensi dan penyakit jantung.

Baca Juga: Cara Mengatasi Sakit Perut pada Bayi, Kenali Penyebabnya Sejak Dini

Yang membuat hipertensi berbahaya adalah penyakit ini sering berkembang tanpa gejala jelas. Banyak penderita baru menyadarinya setelah muncul komplikasi serius seperti stroke, gangguan ginjal, atau penyakit jantung.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention atau CDC, tekanan darah tinggi sering disebut sebagai silent killer karena dapat berkembang diam-diam tanpa tanda khusus.

"Orang yang mengalami stres bahkan tidak menyadari bahwa faktor ini memengaruhi jantung, ginjal, pembuluh darah, dan otak mereka sampai kerusakan mulai menimbulkan gejala fisik," ujar Dr Ghatak.

Baca Juga: Jangan Sepelekan Pup Anak! Warna dan Tekstur Feses Bisa Jadi Tanda Kesehatan Pencernaan

Karena itu, menjaga kualitas tidur, mengelola stres, rutin berolahraga, dan membatasi penggunaan ponsel pada malam hari menjadi langkah penting untuk menjaga tekanan darah tetap stabil.

Editor : Ubaidillah
#hipertensi #kesehatan jantung #tekanan darah tinggi #stres #Gen Z