News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Orang Indonesia Dinilai Terlalu Banyak Konsumsi Karbohidrat, Asupan Protein Sering Terlupakan

Ubaidillah • Senin, 1 Juni 2026 | 07:27 WIB
Protein. Foto: Getty Images/Dmytro Chernykov
Protein. Foto: Getty Images/Dmytro Chernykov

 

RadarBangkalan.id - Protein merupakan salah satu nutrisi penting yang berperan sebagai bahan dasar pembentukan sel-sel tubuh. Namun, menurut praktisi kesehatan, masyarakat Indonesia masih cenderung mengutamakan konsumsi karbohidrat dibandingkan protein dalam pola makan sehari-hari.

Praktisi kesehatan sekaligus spesialis gizi klinik, dr. Diana Felicia Suganda, M.Kes, SpGK, mengatakan kebiasaan masyarakat yang lebih nyaman mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat membuat kebutuhan protein kerap terabaikan.

Baca Juga: Indomaret Tutup 31 Mei-1 Juni 2026? Ini Fakta di Balik Kabar yang Viral di Media Sosial

Menurutnya, berbagai jenis camilan yang populer di Indonesia umumnya berbasis karbohidrat, seperti roti dan makanan olahan tepung lainnya. Kondisi ini menyebabkan asupan karbohidrat menjadi dominan dibandingkan protein.

"Orang Indonesia lebih banyak mengonsumsi karbohidrat. Saat ngemil pun kebanyakan memilih makanan berbasis karbohidrat sehingga asupan nutrisi tersebut terus bertambah," ujar dr Diana dalam diskusi bersama Frisian Flag, Jumat (29/5/2026).

Ia menambahkan bahwa masyarakat Indonesia memiliki kecenderungan merasa lebih nyaman dengan makanan berkarbohidrat. Akibatnya, peran protein yang sebenarnya sangat penting bagi tubuh sering kali kurang mendapat perhatian.

Baca Juga: PSG Juara Liga Champions 2026, Arsenal Gagal Wujudkan Dominasi Inggris di Eropa

Protein Berperan sebagai Bahan Pembentuk Sel Tubuh

Dr Diana menjelaskan bahwa protein dapat diibaratkan seperti batu bata dalam proses pembangunan sebuah gedung. Material tersebut dibutuhkan sejak tahap awal pembangunan hingga bangunan selesai berdiri.

Konsep yang sama berlaku pada tubuh manusia. Protein dibutuhkan sejak masa perkembangan janin dalam kandungan hingga seseorang memasuki usia dewasa dan lanjut usia.

Nutrisi ini memiliki peran penting dalam pembentukan dan perbaikan jaringan tubuh, termasuk pembentukan sel otot, enzim, hormon, serta berbagai komponen penting lainnya.

Baca Juga: Viral Wanita Kena Kanker Kulit Diduga Akibat Manicure UV, Dokter Bagikan Tips Aman

Kebutuhan Protein Berubah Sesuai Usia

Selain penting untuk pertumbuhan dan pemeliharaan tubuh, kebutuhan protein setiap orang juga dapat berubah sesuai tahapan usia.

Menurut dr Diana, semakin bertambah usia seseorang, kebutuhan protein perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh dan aktivitas yang dijalani. Oleh karena itu, pemenuhan protein yang cukup menjadi bagian penting dari pola makan seimbang.

Baca Juga: Kenapa Pelari Sering Mules Sebelum Race? Dokter Ungkap Penyebabnya

Dengan menjaga keseimbangan antara asupan protein, karbohidrat, lemak sehat, vitamin, dan mineral, tubuh dapat berfungsi lebih optimal serta mendukung kesehatan jangka panjang.

Editor : Ubaidillah
#manfaat protein #pentingnya protein bagi tubuh #karbohidrat #nutrisi #protein