RadarBangkalan.id - Aktris peraih Academy Award dan Golden Globe Anne Hathaway mengungkap pengalaman mengejutkan terkait kondisi kesehatannya. Bintang film The Devil Wears Prada tersebut mengaku pernah mengalami katarak dini yang membuat penglihatannya terganggu parah selama bertahun-tahun.
Anne Hathaway mengatakan kondisi tersebut dialaminya ketika berada di usia produktif, yakni antara 30 hingga 40 tahun. Ia bahkan menyebut mata kirinya hampir mengalami kebutaan legal atau legally blind.
Baca Juga: Makan Keju Setiap Hari, Apa yang Terjadi pada Tubuh? Ini 6 Dampaknya
"Saya buta setengah selama 10 tahun, usia 30 sampai 40 tahun," ujar Hathaway dalam wawancara di acara Popcast New York Times.
Ia menjelaskan bahwa katarak dini yang dialaminya sangat memengaruhi kualitas penglihatan hingga membuat mata kirinya hampir tidak dapat melihat dengan normal.
Setelah kondisi semakin mengganggu aktivitasnya, Hathaway akhirnya menjalani operasi katarak. Ia mengaku terkejut setelah tindakan tersebut karena baru menyadari seberapa buruk penglihatannya selama satu dekade sebelumnya.
Baca Juga: Serangan Jantung Saat Tidur Bisa Terjadi, Kenali Gejala yang Sering Diabaikan
Katarak Tidak Hanya Menyerang Lansia
Selama ini katarak sering dikaitkan dengan usia lanjut. Namun, penyakit mata ini sebenarnya juga dapat terjadi pada orang yang masih muda.
Baca Juga: Kenali Gejala Kanker Usus Besar yang Sering Diabaikan, Bisa Menyerang Usia Muda
Menurut data Centers for Disease Control and Prevention (CDC), katarak banyak ditemukan pada orang dewasa usia 40 tahun ke atas. Secara global, kondisi ini memengaruhi puluhan juta orang dan menjadi salah satu penyebab utama gangguan penglihatan.
Baca Juga: Kanker Payudara Ternyata Bisa Menyerang Pria, Kisah Tyler Mane Buka Kesadaran Baru
Katarak dini atau early onset cataract merupakan kondisi ketika lensa mata mulai mengalami kekeruhan sebelum usia yang biasanya terjadi pada lansia.
Dokter spesialis mata dan ahli bedah katarak di New York City, dr Ashley Brissette, mengatakan munculnya katarak pada usia muda dapat dipengaruhi berbagai faktor.
Beberapa penyebab katarak dini antara lain:
Baca Juga: Tak Cuma Rugikan Ekonomi, Korupsi Ternyata Berdampak pada Kesehatan Mental
- Faktor genetik atau keturunan.
- Kondisi medis tertentu.
- Efek samping penggunaan obat-obatan tertentu.
- Paparan lingkungan yang dapat merusak mata.
Gejala Katarak Dini yang Sering Tidak Disadari
Katarak terjadi ketika lensa mata yang awalnya bening perlahan berubah menjadi keruh. Pada tahap awal, gejalanya sering muncul secara perlahan sehingga mudah diabaikan, terutama oleh orang muda.
Beberapa tanda katarak dini yang perlu diperhatikan antara lain:
- Penglihatan menjadi buram atau seperti melihat melalui kabut.
- Mata lebih sensitif terhadap cahaya terang atau silau.
- Sulit melihat dengan jelas pada malam hari.
- Warna terlihat lebih pudar atau berubah menjadi kekuningan.
- Membutuhkan pencahayaan lebih terang saat membaca atau melakukan aktivitas tertentu.
Jika tidak ditangani, katarak dapat menyebabkan penurunan kemampuan melihat yang semakin berat. Kondisi ini dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari, kemandirian, hingga meningkatkan risiko mengalami kecelakaan akibat gangguan penglihatan.
Baca Juga: Rahasia Kopi Lebih Sehat, Tambahkan Bumbu Dapur Ini untuk Bantu Turunkan Risiko Diabetes
Penting Melakukan Pemeriksaan Mata Secara Rutin
Kasus Anne Hathaway menjadi pengingat bahwa gangguan mata serius tidak selalu hanya terjadi pada usia lanjut.
Baca Juga: Klaim Membengkak, BPJS Kesehatan Butuh Suntikan Dana Rp 20 Triliun
Pemeriksaan mata secara rutin dapat membantu mendeteksi perubahan pada lensa mata sejak dini, terutama bagi orang yang memiliki faktor risiko seperti riwayat keluarga, penyakit tertentu, atau paparan lingkungan yang tinggi.
Dengan deteksi lebih awal, gangguan penglihatan akibat katarak dapat ditangani sebelum berkembang menjadi lebih berat.
Editor : Ubaidillah