RadarBangkalan.id - Aktor laga sekaligus mantan pegulat profesional Dwayne Johnson sempat mengalami momen menegangkan ketika menemukan benjolan yang terasa sangat sakit di area testis kirinya.
Kejadian tersebut terjadi saat Johnson sedang mandi pada malam hari. Benjolan yang muncul secara tiba-tiba membuatnya khawatir karena dokter menduga kondisi tersebut bisa berkaitan dengan dua kemungkinan, yakni infeksi peradangan atau kanker testis.
Baca Juga: Benarkah Golongan Darah O Lebih Panjang Umur? Ini Fakta di Balik Kaitannya dengan Kesehatan
Setelah menjalani pemeriksaan, termasuk USG, Johnson akhirnya mendapatkan kabar baik. Hasil pemeriksaan menunjukkan dirinya tidak mengalami kanker testis, melainkan epididimitis.
"Ngomong-ngomong saya baik-baik saja. Tapi saya tidak tahu itu saat itu, dan benjolan itu benar-benar menyakitkan," ujar Johnson.
Apa Itu Epididimitis?
Epididimitis merupakan kondisi peradangan pada epididimis, yaitu saluran kecil yang berada di belakang testis dan berfungsi menyimpan serta membawa sperma.
Baca Juga: Dokter Anak dr Ratna Dituntut 4,5 Tahun Penjara, IDAI Soroti Dugaan Kriminalisasi Tenaga Medis
Meski tidak banyak dikenal masyarakat, kondisi ini sebenarnya cukup sering terjadi. Para ahli memperkirakan sekitar ratusan ribu pria mengalami epididimitis setiap tahunnya.
Dokter urologi Jamin Vinod Brahmbhatt menjelaskan bahwa banyak pria langsung merasa takut ketika menemukan benjolan atau nyeri pada testis karena khawatir mengalami kanker testis.
Padahal, tidak semua benjolan pada area tersebut berkaitan dengan kanker. Salah satu penyebab yang cukup umum adalah peradangan akibat epididimitis.
Baca Juga: Viral Siti Zahro Idap Kista Ovarium 29 Cm, Dokter Ungkap Penyebab dan Gejalanya
Gejala Epididimitis yang Perlu Diwaspadai
Gejala epididimitis dapat muncul secara bertahap maupun mendadak. Beberapa tanda yang perlu diperhatikan antara lain:
• Nyeri pada salah satu sisi skrotum atau testis
• Pembengkakan pada area testis
• Muncul benjolan atau rasa tidak nyaman di sekitar testis
• Nyeri saat buang air kecil
• Frekuensi buang air kecil meningkat
• Keluar cairan tidak normal dari penis
• Terdapat darah dalam air mani
• Nyeri yang menjalar ke pangkal paha, perut bagian bawah, atau panggul
• Demam dan menggigil
Menurut dokter Brahmbhatt, rasa sakit akibat epididimitis bisa sangat mengganggu sehingga membuat pasien langsung mengalami kecemasan.
Baca Juga: Tanda Awal Kanker Pankreas Bisa Terlihat dari Feses? Ini Temuan Penelitian Terbaru
Penyebab Epididimitis pada Pria
Penyebab epididimitis dapat berbeda tergantung usia dan kondisi kesehatan seseorang.
Pada pria muda yang aktif secara seksual, kondisi ini sering dikaitkan dengan infeksi menular seksual seperti gonore dan klamidia.
Sementara itu, pada pria yang lebih tua, epididimitis lebih sering disebabkan oleh infeksi bakteri dari saluran kemih, salah satunya bakteri E coli.
Selain infeksi, beberapa faktor lain juga dapat memicu epididimitis, seperti:
Baca Juga: Kenali Gejala Kanker Usus Besar yang Sering Diabaikan, Bisa Menyerang Usia Muda
Baca Juga: Kanker Payudara Ternyata Bisa Menyerang Pria, Kisah Tyler Mane Buka Kesadaran Baru
• Infeksi prostat
• Penyumbatan saluran kemih
• Cedera pada area selangkangan
• Penggunaan kateter urine
• Efek samping obat tertentu
Apakah Epididimitis Bisa Sembuh?
Baca Juga: Tak Cuma Rugikan Ekonomi, Korupsi Ternyata Berdampak pada Kesehatan Mental
Epididimitis dapat ditangani sesuai penyebabnya. Jika disebabkan oleh infeksi bakteri, dokter biasanya akan memberikan antibiotik yang harus dikonsumsi hingga selesai.
Selain pengobatan medis, pasien juga dapat membantu proses pemulihan dengan:
• Beristirahat cukup
• Mengompres area skrotum dengan es
• Memperbanyak konsumsi air putih
• Menggunakan obat pereda nyeri sesuai anjuran dokter
Meski dapat diobati, kondisi ini tidak boleh dianggap sepele. Epididimitis yang tidak mendapatkan penanganan dapat menyebabkan komplikasi seperti nyeri kronis, abses, hingga gangguan kesuburan.
Baca Juga: Rahasia Kopi Lebih Sehat, Tambahkan Bumbu Dapur Ini untuk Bantu Turunkan Risiko Diabetes
Kapan Harus Segera ke Dokter?
Pria disarankan segera melakukan pemeriksaan jika mengalami perubahan pada organ reproduksi, terutama jika muncul:
• Nyeri testis yang tiba-tiba dan berat
• Pembengkakan yang semakin membesar
• Benjolan baru yang tidak biasa
• Demam
• Nyeri yang tidak membaik
Dokter Brahmbhatt mengingatkan pentingnya mengenali kondisi normal tubuh sendiri agar perubahan kecil dapat segera diketahui.
Baca Juga: Harga Obat Mulai Naik Imbas Rupiah Melemah, Menkes Budi Buka Suara
Mengetahui bentuk dan kondisi normal testis dapat membantu seseorang lebih cepat menyadari adanya masalah kesehatan yang membutuhkan pemeriksaan.
Editor : Ubaidillah