RadarBangkalan.id - Kemampuan mengingat menjadi salah satu bagian penting dari fungsi kognitif manusia. Fungsi ini berperan dalam membantu seseorang berpikir, mengatur tindakan, memusatkan perhatian, hingga menyimpan berbagai informasi dari lingkungan sekitar.
Dalam kehidupan sehari-hari, lupa merupakan hal yang sering dialami banyak orang. Mulai dari lupa menaruh kunci, ponsel, hingga melupakan informasi tertentu yang baru saja diterima.
Baca Juga: Pria 44 Tahun di Prancis Hidup Normal Meski Hasil MRI Tunjukkan Otaknya Sangat Kecil
Namun, ada cara yang dapat membantu otak menyimpan informasi lebih lama. Menurut pengusaha teknologi Elon Musk, salah satu kunci agar sesuatu lebih mudah diingat adalah dengan memberikan makna pada informasi tersebut.
Mengapa Manusia Bisa Mengalami Lupa?
Otak manusia tidak dirancang untuk menyimpan seluruh informasi yang diterima sepanjang waktu. Melupakan sesuatu sebenarnya merupakan mekanisme alami yang membantu otak menyaring informasi yang dianggap kurang penting.
Baca Juga: Kebiasaan Pagi Jeff Bezos yang Membantu Menjaga Fokus dan Produktivitas
Jika manusia mampu mengingat semua hal secara detail, otak justru akan kesulitan menentukan informasi mana yang perlu diprioritaskan. Proses melupakan membantu manusia beradaptasi, belajar hal baru, dan mengambil keputusan dengan lebih efektif.
Karena itu, lupa tidak selalu menjadi tanda adanya masalah. Dalam banyak kondisi, hal tersebut merupakan bagian normal dari cara kerja otak.
Memberikan Makna Membantu Otak Menyimpan Ingatan
Elon Musk menjelaskan bahwa informasi akan lebih mudah diingat ketika seseorang memahami alasan mengapa informasi tersebut penting.
"Untuk mengingat sesuatu, Anda harus memberikan makna padanya. Katakan saja, mengapa itu relevan? Jika Anda bisa mengatakan mengapa itu relevan, Anda mungkin akan mengingatnya," ujar Musk dalam sebuah wawancara.
Baca Juga: Carbohydrate Mouth Rinse, Teknik yang Dipakai Atlet untuk Menjaga Performa
Menurutnya, otak lebih mudah mempertahankan informasi yang memiliki hubungan dengan pengalaman, emosi, atau sesuatu yang dianggap menarik.
Misalnya, seseorang akan lebih mudah mengingat sebuah nama jika nama tersebut dikaitkan dengan cerita unik, pengalaman tertentu, atau gambaran yang tidak biasa.
Penjelasan Sains tentang Ingatan Manusia
Para ahli menjelaskan bahwa otak memang lebih mudah menyimpan informasi yang memiliki unsur emosional atau visual yang kuat.
Informasi yang hanya berupa fakta acak cenderung lebih mudah dilupakan dibandingkan informasi yang memiliki cerita atau hubungan personal.
Baca Juga: 5 Hewan Paling Cerdas di Dunia, Kemampuan Otaknya Hampir Menyaingi Manusia
Saat seseorang menghubungkan sebuah informasi dengan sesuatu yang bermakna, beberapa area otak akan lebih aktif sehingga membentuk koneksi saraf yang lebih kuat.
Hal inilah yang membuat pengalaman lucu, unik, atau berkesan biasanya lebih mudah diingat dalam jangka panjang.
Baca Juga: Kanker Usus Besar Meningkat pada Anak Muda, Waspadai 4 Tanda Awalnya
Cara Menjaga Kesehatan Otak Sejak Dini
Selain melatih kemampuan mengingat, menjaga kesehatan otak juga penting dilakukan agar fungsi kognitif tetap optimal seiring bertambahnya usia.
Spesialis bedah saraf dr Dimas Rahman Setiawan, SpBS, menjelaskan beberapa kebiasaan yang dapat membantu menjaga fungsi otak.
Baca Juga: Pelari Pemula Rentan Alami Rhabdomyolysis, Olahraga Berlebihan Bisa Picu Gagal Ginjal
1. Tetap Aktif Melakukan Berbagai Aktivitas
Aktivitas yang melibatkan pikiran dapat membantu otak tetap bekerja. Kebiasaan belajar, bekerja, membaca, atau melakukan kegiatan produktif dapat menjaga kemampuan berpikir.
Menurut dr Dimas, seseorang sebaiknya tetap aktif meski sudah memasuki usia lanjut agar otak terus mendapatkan stimulasi.
• Terus Melatih Kemampuan Berpikir
Tidak beraktivitas dalam waktu lama dapat membuat kemampuan otak menurun. Karena itu, aktivitas yang melatih konsentrasi dan pemecahan masalah penting dilakukan sepanjang usia.
Baca Juga: Bukan Pertanda Rezeki, Ini Alasan Mata Sering Kedutan Menurut Dokter Mata
• Perhatikan Asupan Nutrisi untuk Otak
Nutrisi memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan otak. Pola makan seimbang diperlukan agar tubuh mendapatkan protein, vitamin, mineral, serta zat gizi lain yang mendukung fungsi otak.
Mengonsumsi makanan hanya berdasarkan rasa kenyang tanpa memperhatikan keseimbangan nutrisi dapat berdampak pada kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Baca Juga: Pelari Marathon Kolaps hingga Cuci Darah, Kenali Bahaya Rhabdomyolysis Akibat Olahraga Ekstrem
Dengan melatih otak, menjaga aktivitas fisik dan mental, serta memenuhi kebutuhan nutrisi, kemampuan kognitif dapat tetap terjaga lebih baik hingga usia lanjut.
Editor : Ubaidillah