News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Sam Neill Meninggal Dunia, Sempat Berjuang Lawan Pneumonia Setelah Sembuh dari Kanker

Ubaidillah • Rabu, 15 Juli 2026 | 08:30 WIB
Foto ilustrasi: Getty Images for AFI/Rocket K
Foto ilustrasi: Getty Images for AFI/Rocket K

 

RadarBangkalan.id - Aktor legendaris pemeran utama film Jurassic Park, Sam Neill, meninggal dunia di Australia pada Senin (13/7/2026) dalam usia 78 tahun. Belakangan diketahui, aktor asal Selandia Baru tersebut sempat berjuang melawan pneumonia setelah sebelumnya dinyatakan sembuh dari kanker darah langka.

Keluarga Sam Neill mengonfirmasi kepergiannya terjadi secara mendadak dan tidak terduga. Meski demikian, mereka tidak menjelaskan penyebab pasti kematiannya.

Baca Juga: Tanda-Tanda Kematian yang Muncul di Tangan dan Kaki, Ini Penjelasan Ahli

Sam Neill sebelumnya diketahui menjalani perawatan intensif akibat limfoma sel T angioimunoblastik, salah satu jenis langka limfoma non-Hodgkin. Setelah menjalani berbagai terapi, keluarga memastikan bahwa sang aktor telah dinyatakan bebas dari kanker.

Kondisi kesehatan terakhir Neill diungkapkan oleh rekan sesama aktor asal Selandia Baru, Rima Te Wiata. Ia menyebut sahabatnya itu sempat berjuang melawan pneumonia beberapa waktu sebelum meninggal dunia.

"Ini benar-benar menyebalkan. Saya pikir dia akan berkata, 'Astaga, saya sudah sembuh dari kanker. Dan sekarang lihat, saya terkena pneumonia. Apa lagi selanjutnya?'" ujar Rima.

Baca Juga: Legenda Argentina Antonio Rattín Meninggal Dunia, Tim Tango Beri Penghormatan di Piala Dunia 2026

Meski demikian, Rima tidak mengungkapkan sejak kapan Neill mulai mengalami pneumonia.

Rekan lainnya, Laura Tingle, juga membenarkan bahwa Neill mengalami pneumonia yang menyebabkan peradangan pada kantung udara di paru-paru. Penyakit tersebut umumnya ditandai dengan gejala batuk berdahak, demam, menggigil, hingga sesak napas.

Menurut Tingle, kondisi sistem kekebalan tubuh Sam Neill telah melemah setelah menjalani kemoterapi dan imunoterapi dalam proses pengobatan kanker darah yang dideritanya.

Baca Juga: 10 Hewan yang Dianggap Punya Tingkat Kecerdasan Paling Rendah, Ada Koala hingga Ikan Mola-mola

"Dia cukup sakit selama beberapa minggu terakhir. Semua orang yang mencintainya terus mendoakannya, tetapi kali ini kondisinya terlalu berat untuk dipulihkan," ujar Tingle.

Sebelumnya, dalam memoar yang diterbitkan pada 2023, Sam Neill mengungkapkan dirinya sempat didiagnosis mengidap limfoma non-Hodgkin stadium tiga dan mengaku merasa "mungkin sedang sekarat".

Namun, pada awal 2026 ia mengumumkan berhasil mencapai remisi setelah menjalani terapi genetik inovatif. Terapi tersebut bekerja dengan memodifikasi sistem kekebalan tubuh agar mampu mengenali dan melawan sel kanker secara lebih efektif.

Baca Juga: Studi Ungkap 5 Profesi yang Dikaitkan dengan Risiko Kanker Ovarium Lebih Tinggi

Kepergian Sam Neill menjadi kehilangan besar bagi industri perfilman dunia. Namanya dikenal luas melalui berbagai film, terutama perannya sebagai Dr. Alan Grant dalam waralaba Jurassic Park yang menjadi salah satu film paling ikonik sepanjang sejarah perfilman.

Baca Juga: Kasus Kanker di Indonesia Diprediksi Naik 70 Persen, Kenali 7 Gejala Awal yang Tak Boleh Diabaikan

Editor : Ubaidillah
sam neill jurassic park sam neill meninggal dunia kanker limfoma pneumonia