Penyebab Peradangan Kulit yang Perlu Diwaspadai, dari Alergi hingga Penyakit Autoimun

Ubaidillah • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 06:42 WIB
Foto: Ilustrasi kulit gatal (Getty Images/Jajah-sireenut)
Foto: Ilustrasi kulit gatal (Getty Images/Jajah-sireenut)

 

RadarBangkalan.id - Peradangan kulit merupakan kondisi yang ditandai dengan kemerahan, gatal, bengkak, ruam, hingga lepuhan. Penyebabnya beragam, mulai dari reaksi alergi, infeksi bakteri atau jamur, paparan sinar matahari, hingga gangguan sistem imun seperti psoriasis dan lupus.

Mengenali penyebab peradangan kulit sejak dini penting dilakukan agar penanganan yang tepat dapat segera diberikan. Dengan begitu, risiko komplikasi maupun kerusakan kulit yang lebih serius dapat diminimalkan.

Baca Juga: Hipoglikemia Bisa Terjadi pada Orang Tanpa Diabetes, Ini Penyebab dan Gejalanya

Peradangan terjadi ketika sistem kekebalan tubuh merespons rangsangan atau ancaman tertentu. Menurut Healthline, proses tersebut melibatkan pelepasan berbagai zat kimia yang membuat pembuluh darah melebar dan lebih permeabel sehingga memunculkan tanda khas berupa kemerahan, rasa hangat, pembengkakan, dan nyeri.

Berikut beberapa penyebab utama peradangan kulit yang perlu diketahui.

1. Reaksi Alergi

Reaksi alergi menjadi salah satu penyebab paling umum terjadinya peradangan pada kulit. Kondisi ini muncul ketika sistem imun bereaksi berlebihan terhadap zat yang sebenarnya tidak berbahaya, seperti debu, makanan, sabun, kosmetik, atau bahan kimia tertentu.

Baca Juga: 4 Minuman yang Disebut Bisa Memperpanjang Umur, Teh Hijau hingga Air Putih

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin dr. Ruri D. Pamela, Sp.DVE, FINSDV, menjelaskan bahwa pelepasan histamin dan zat peradangan lainnya menyebabkan kulit menjadi merah, bengkak, gatal, terasa hangat, bahkan perih.

Baca Juga: Kapan Waktu Terbaik Jalan Kaki untuk Jantung? Studi Ungkap Pagi hingga Malam Punya Manfaat Berbeda

Beberapa bentuk alergi kulit yang sering ditemukan antara lain:

Penanganan umumnya meliputi menghindari alergen, penggunaan pelembap, antihistamin, hingga salep kortikosteroid sesuai anjuran dokter.

Baca Juga: Hotman Paris Lepas Kuasa Hukum Febrie Adriansyah karena Kondisi Kesehatan Memburuk

2. Infeksi Bakteri, Virus, atau Jamur

Infeksi mikroorganisme juga dapat menyebabkan peradangan kulit dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda.

Beberapa contohnya meliputi:

Infeksi bakteri biasanya memerlukan antibiotik, sedangkan infeksi jamur diobati menggunakan krim atau salep antijamur. Pada kasus berat, pasien mungkin memerlukan perawatan di rumah sakit.

Baca Juga: Dokter Jelaskan Perbedaan Penyakit Jantung Bawaan pada Anak dan Sakit Jantung Orang Dewasa

3. Fotosensitivitas Akibat Paparan Sinar Matahari

Fotosensitivitas merupakan reaksi berlebihan kulit terhadap sinar ultraviolet (UV). Kondisi ini dapat dipicu oleh penggunaan obat-obatan tertentu, produk perawatan kulit, maupun gangguan autoimun.

Gejalanya meliputi:

Baca Juga: Mitos atau Fakta? Dokter Tegaskan Main Gadget Tidak Membuat Jantung Anak Lemah

Pada kasus ringan, penderita dianjurkan menghindari paparan sinar matahari langsung, memperbanyak minum air putih, serta menggunakan pelembap. Jika disertai demam, kelelahan berat, atau gejala menyerupai flu, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter.

Baca Juga: IDAI: 1 dari 3 Remaja di Indonesia Alami Gangguan Kesehatan Mental, Kenali Tandanya

4. Gangguan Sistem Imun (Autoimun)

Peradangan kulit juga dapat terjadi akibat sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan tubuh sendiri.

Beberapa penyakit autoimun yang sering memengaruhi kulit antara lain:

Penyakit autoimun bersifat kronis dan belum dapat disembuhkan sepenuhnya. Namun, gejalanya dapat dikendalikan melalui obat-obatan, salep, terapi, serta perubahan gaya hidup sesuai anjuran dokter.

Baca Juga: Sering Menyundul Bola Saat Bermain Sepak Bola, Apakah Bisa Merusak Otak?

Kapan Harus ke Dokter?

Segera periksakan diri apabila peradangan kulit disertai:

Penanganan yang cepat dapat mencegah komplikasi serta mempercepat proses penyembuhan.

Baca Juga: Prancis Setujui RUU Euthanasia, Pasien Penyakit Terminal Bisa Akhiri Hidup Secara Medis

Editor : Ubaidillah
kulit merah infeksi kulit radang kulit penyebab peradangan kulit alergi