Buah dan Sayur Harus Dicuci Sebelum Dimakan, Nutrisionis Ungkap Risikonya Jika Diabaikan

Ubaidillah • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 07:00 WIB
Acara Mama Lime Green Day Fest di Surabaya. (Gilang Fathurahman/detikHealth)
Acara Mama Lime Green Day Fest di Surabaya. (Gilang Fathurahman/detikHealth)

 

RadarBangkalan.id - Buah dan sayur merupakan sumber serat, vitamin, dan mineral yang penting bagi kesehatan tubuh. Namun, manfaat tersebut bisa berkurang jika kebersihan buah dan sayur tidak diperhatikan sebelum dikonsumsi.

Nutrisionis Putri Wida Dwi Mareta, S.Gz mengingatkan bahwa buah dan sayur harus dicuci terlebih dahulu sebelum dimakan. Langkah sederhana ini penting untuk mengurangi risiko kontaminasi bakteri, kotoran, hingga residu pestisida yang mungkin menempel pada permukaannya.

Baca Juga: Apakah Hantu Benar-Benar Ada? Profesor Psikologi Jelaskan dari Sudut Pandang Ilmiah

 

Menurut Putri, banyak orang menganggap buah yang kulitnya tidak dimakan tidak perlu dicuci. Padahal, anggapan tersebut keliru karena bakteri yang menempel pada kulit buah bisa berpindah ke bagian dalam saat proses pengupasan.

"Kalau kulitnya kotor lalu dikupas menggunakan pisau, bakteri yang ada di kulit dapat menempel pada pisau dan berpindah ke daging buah yang akan dikonsumsi," jelas Putri dalam acara Mama Lime Green Day Fest di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (8/8/2026).

Ia menjelaskan risiko kontaminasi pada buah dan sayur sebenarnya sudah bisa terjadi sejak proses budidaya. Sumber kontaminasi dapat berasal dari tanah, air irigasi, pupuk, hingga pestisida yang digunakan selama masa pertumbuhan tanaman.

Baca Juga: Jangan Abaikan Race Flag Saat Marathon, Ini Fungsi dan Makna Setiap Warnanya

Putri menambahkan bahwa pestisida modern banyak yang berbasis minyak sehingga tidak selalu mudah dibersihkan hanya dengan air biasa. Karena itu, penggunaan cairan pembersih khusus yang aman untuk bahan pangan atau food grade dapat menjadi pilihan untuk membantu membersihkan buah dan sayur secara lebih optimal.

Selain mencuci bahan pangan dengan benar, keamanan pangan juga perlu dijaga melalui kebiasaan memasak dan penyimpanan makanan yang baik. Salah satu langkah penting adalah menghindari kontaminasi silang di dapur.

Baca Juga: ChatGPT Sebut Kanker Sangat Tidak Mungkin, Pria Ini Justru Divonis Kanker Stadium 4

Putri menyarankan penggunaan talenan yang berbeda untuk bahan mentah dan bahan siap konsumsi. Misalnya, talenan untuk memotong daging sebaiknya dipisahkan dari talenan untuk memotong buah dan sayur.

Ia juga mengingatkan pentingnya memasak makanan hingga matang sempurna serta menyimpan makanan pada suhu yang sesuai. Makanan yang akan disimpan dalam waktu lama sebaiknya dimasukkan ke dalam lemari pendingin untuk menjaga kualitas dan keamanannya.

Dengan menerapkan kebiasaan mencuci buah dan sayur serta menjaga kebersihan area pengolahan makanan, risiko paparan bakteri, kuman, dan residu pestisida dapat diminimalkan sehingga manfaat gizi dari makanan dapat diperoleh secara optimal.

Baca Juga: IDI Tunggu Hasil Pemeriksaan Etik Dokter yang Diduga Hina Pasien BPJS, Ini Tahapan dan Sanksinya

Editor : Ubaidillah
keamanan pangan kontaminasi makanan kebersihan buah dan sayur pembersihan makanan nutrisi sehat