Tips Food Prep MPASI Saat Anak GTM, Bantu Ibu Hemat Waktu dan Kurangi Stres

Ubaidillah • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 08:30 WIB
Instruktur Baby Wearing Dance (BWD), Thiva Lathifah dan ahli gizi Susanti Kartika E, SGz. (Foto: Gilang Fathurahman/detikHealth)
Instruktur Baby Wearing Dance (BWD), Thiva Lathifah dan ahli gizi Susanti Kartika E, SGz. (Foto: Gilang Fathurahman/detikHealth)

 

RadarBangkalan.id - Gerakan Tutup Mulut (GTM) pada bayi sering menjadi tantangan yang membuat orang tua, terutama ibu, merasa stres dan khawatir. Selain takut anak kekurangan nutrisi, ibu juga kerap kelelahan karena harus memikirkan menu baru setiap hari agar si kecil mau makan.

Instruktur Baby Wearing Dance (BWD), Thiva Lathifah, mengaku pernah mengalami kondisi serupa. Untuk mengatasi kecemasan sekaligus menghemat waktu, ia menerapkan metode food prep MPASI mingguan yang dinilai lebih praktis dan efisien.

Baca Juga: BPOM Temukan MinyaKita Berbau Solar, Masyarakat Diminta Jangan Gunakan dan Segera Lapor

Menurut Thiva, perencanaan menu yang baik dapat membantu orang tua menghadapi fase GTM tanpa harus merasa terbebani setiap hari.

Buat Menu MPASI Mingguan

Thiva menjelaskan langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menyusun menu MPASI untuk satu minggu ke depan berdasarkan makanan yang disukai anak.

Dengan membuat perencanaan menu sejak awal, orang tua dapat mengurangi kepanikan ketika anak tiba-tiba menolak makan atau mengalami GTM. Selain itu, kegiatan belanja bahan makanan juga menjadi lebih teratur dan hemat waktu.

Baca Juga: Apakah Hantu Benar-Benar Ada? Profesor Psikologi Jelaskan dari Sudut Pandang Ilmiah

"Belanjanya juga nggak harus setiap hari. Biar nggak capek, aku biasa rencanakan mau menu apa, berarti butuh belanja apa. Kita kombinasikan juga bahan-bahan yang ada, jadi lebih efisien kita belanjanya," ujar Thiva dalam acara Mama Lime Green Day Fest di Surabaya, Sabtu (8/8/2026).

Perencanaan menu juga membantu mengurangi risiko pemborosan bahan makanan karena kebutuhan sudah disesuaikan dengan menu yang akan dimasak selama sepekan.

Kebersihan Bahan dan Peralatan Sangat Penting

Selain menyiapkan menu, aspek kebersihan bahan makanan dan peralatan masak juga harus menjadi perhatian utama saat membuat MPASI.

Baca Juga: ChatGPT Sebut Kanker Sangat Tidak Mungkin, Pria Ini Justru Divonis Kanker Stadium 4

Bayi memiliki sistem kekebalan tubuh dan saluran pencernaan yang masih berkembang sehingga lebih rentan terhadap infeksi akibat paparan bakteri, kuman, maupun kontaminasi dari bahan pangan yang tidak bersih.

Karena itu, Thiva menyarankan orang tua untuk memastikan seluruh bahan makanan seperti sayur dan buah dicuci dengan benar sebelum diolah. Peralatan makan dan memasak bayi juga perlu dibersihkan secara menyeluruh untuk mengurangi risiko kontaminasi silang.

Menurutnya, penggunaan pembersih yang aman untuk bahan makanan dan perlengkapan makan anak dapat membantu menjaga kebersihan selama proses food prep.

Cegah Kontaminasi Silang pada MPASI

Kontaminasi silang dapat terjadi ketika bakteri dari bahan mentah berpindah ke makanan yang sudah siap dikonsumsi. Kondisi ini berpotensi menyebabkan gangguan pencernaan pada bayi.

Baca Juga: Jangan Abaikan Race Flag Saat Marathon, Ini Fungsi dan Makna Setiap Warnanya

Oleh karena itu, orang tua dianjurkan memisahkan bahan mentah dan makanan matang, mencuci tangan sebelum mengolah makanan, serta memastikan peralatan dapur dalam kondisi bersih.

Langkah-langkah sederhana tersebut dapat membantu menjaga kualitas MPASI sekaligus memberikan rasa aman bagi orang tua saat menyiapkan makanan untuk anak.

Dengan perencanaan menu yang matang dan penerapan standar kebersihan yang baik, fase GTM pada bayi dapat dihadapi dengan lebih tenang tanpa mengorbankan kebutuhan nutrisi si kecil.

Baca Juga: KKI Kantongi 10 Tenaga Kesehatan yang Diduga Hina Pasien BPJS, Investigasi Masih Berjalan

Editor : Ubaidillah
mpasi food prep mama lime green day fest anak gtm kesehatan bayi