RadarBangkalan.id - Berbagai lomba menjadi salah satu tradisi yang paling ditunggu saat perayaan HUT Kemerdekaan RI. Mulai dari balap karung, tarik tambang, hingga lomba lainnya kerap mengundang tawa dan mempererat kebersamaan. Namun, aktivitas tersebut tetap memiliki risiko cedera jika dilakukan tanpa persiapan fisik yang cukup.
Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi dr Oryza Satria, SpOT(K) dari Mayapada Hospital menjelaskan, cedera saat lomba 17 Agustus umumnya berkaitan dengan gerakan eksplosif, tarikan mendadak, jatuh, permukaan yang licin, serta aktivitas fisik yang jarang dilakukan sehari-hari.
Baca Juga: Jarang Olahraga Bikin Gampang Baper? Ini Penjelasan Psikolog
Cedera Ringan Paling Sering Terjadi
Menurut dr Oryza, sebagian besar cedera yang dialami peserta lomba 17 Agustus tergolong ringan. Beberapa di antaranya berupa lecet, memar, keseleo, strain otot, hingga nyeri setelah melakukan aktivitas fisik.
"Yang paling sering biasanya cedera ringan seperti lecet, memar, keseleo, strain otot, dan nyeri setelah aktivitas," kata dr Oryza kepada detikcom, Kamis (13/8/2026).
Kondisi tersebut dapat terjadi karena tubuh melakukan gerakan yang tidak biasa, terutama ketika peserta langsung melakukan aktivitas dengan intensitas tinggi.
Baca Juga: Kekeringan Malang Selatan Makin Parah, BPBD Distribusikan 105 Ribu Liter Air
Baca Juga: Al Nassr Cetak Sejarah, Raih 300 Kemenangan di Liga Pro Saudi Usai Libas Al Fateh
Cedera Serius Juga Bisa Terjadi
Meski sebagian besar cedera tergolong ringan, dokter mengingatkan bahwa lomba 17 Agustus juga dapat menyebabkan cedera yang lebih serius.
Beberapa risiko yang perlu diperhatikan antara lain dislokasi bahu, patah tulang pada pergelangan tangan atau lengan, cedera ligamen, hingga cedera kepala akibat terjatuh.
Baca Juga: 202 Siswa Ikuti MPLS Sekolah Rakyat Kota Blitar, 71 Anak dari Malang dan Batu
"Tetapi sesekali bisa terjadi cedera yang lebih serius seperti dislokasi bahu, patah tulang pergelangan tangan atau lengan, cedera ligamen, bahkan cedera kepala akibat jatuh," sambungnya.
Jangan Ikut Lomba Tanpa Pemanasan
Menurut dr Oryza, risiko cedera tidak selalu berkaitan dengan tingkat kesulitan lomba. Masalah justru sering muncul ketika peserta melakukan gerakan eksplosif secara tiba-tiba tanpa mempersiapkan kondisi tubuh.
"Menariknya, masalahnya sering bukan karena lombanya ekstrem, tetapi karena pesertanya melakukan aktivitas eksplosif tanpa persiapan fisik dan pemanasan yang memadai," jelasnya.
Baca Juga: Viral di Singapura, Lansia Belajar Parkour untuk Jaga Keseimbangan dan Cegah Cedera
Karena itu, peserta lomba 17 Agustus sebaiknya melakukan pemanasan sebelum bertanding. Persiapan sederhana tersebut dapat membantu tubuh beradaptasi sebelum melakukan aktivitas dengan intensitas lebih tinggi.
Selain pemanasan, peserta juga perlu memperhatikan kondisi permukaan arena, menggunakan perlengkapan yang sesuai, serta tidak memaksakan diri ketika tubuh mulai terasa sakit.
Dengan persiapan yang cukup, kemeriahan lomba HUT Kemerdekaan RI tetap dapat dinikmati tanpa mengabaikan keselamatan.
Baca Juga: Bansos Dihentikan untuk Rekening Terindikasi Judi Online, Ribuan KPM Dicoret
Editor : Ubaidillah