RadarBangkalan.id - Hampir 200 bidan terdampak gempa Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan sejumlah rumah mengalami kerusakan berat. Meski ikut menjadi korban bencana, para bidan tetap berupaya memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dalam kondisi serba terbatas.
Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Ade Jubaedah mengatakan pihaknya telah menerima laporan mengenai kondisi para bidan di wilayah terdampak. Pendataan dilakukan untuk mengetahui tingkat kerusakan dan kebutuhan para bidan setelah gempa.
Baca Juga: Studi Ungkap Wajah Orang Kaya Bisa Terlihat Berbeda, Ini Penjelasannya
Hampir 200 Bidan Mengalami Dampak Gempa
Ade mengatakan terdapat hampir 200 bidan yang rumahnya mengalami kerusakan berat akibat gempa di NTT.
Menurutnya, kondisi tersebut tidak menghentikan sejumlah bidan untuk tetap membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan. Mereka menjalankan tugas kemanusiaan meski harus bekerja dalam situasi bencana dengan berbagai keterbatasan.
"Teman-teman kami kemarin yang sedang melakukan pelayanan, walaupun dalam kondisi keterbatasan, kondisi bencana yang serba terbatas, akhirnya mereka juga tetap membantu karena menjunjung kemanusiaan," ujar Ade.
Namun, kondisi tersebut juga membawa risiko bagi para tenaga kesehatan. Beberapa bidan bahkan kembali terdampak akibat gempa susulan ketika sedang memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Baca Juga: Kolesterol Normal Bukan Jaminan Bebas Serangan Jantung, Ini Faktor Risikonya
IBI Langsung Inventarisasi Kondisi Bidan
Setelah mendapatkan laporan mengenai kondisi para bidan, IBI langsung melakukan rapat koordinasi dengan pengurus di wilayah yang terdampak gempa.
Baca Juga: Bukan Sekadar Lucu-lucuan, Lomba Istri Ngomel Suami di Gresik Singgung Perceraian
Koordinasi tersebut dilakukan untuk menginventarisasi kondisi para bidan, termasuk mengetahui tingkat kerusakan rumah serta kebutuhan yang harus segera dipenuhi.
Menurut Ade, pendataan menjadi langkah penting agar bantuan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing bidan terdampak.
IBI juga terus berkoordinasi dengan pengurus wilayah untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai kondisi para bidan setelah bencana.
IBI Himpun Donasi untuk Bidan Terdampak
Selain melakukan pendataan, IBI juga tengah menghimpun donasi untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa, khususnya para bidan.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban para bidan yang rumahnya rusak maupun mengalami dampak lain akibat bencana.
Baca Juga: Berapa Langkah Sehari yang Ideal? Riset Ungkap Target Jalan Kaki untuk Tiap Usia
IBI juga telah menyalurkan bantuan berupa sembako dan kebutuhan lainnya kepada korban terdampak.
Baca Juga: Lomba 17 Agustus Bisa Picu Cedera, Dokter Ortopedi Ungkap Risiko yang Perlu Diwaspadai
Bidan Tetap Berikan Pelayanan Kesehatan
Dukungan terhadap para bidan dinilai penting karena mereka tetap dibutuhkan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di tengah kondisi pascabencana.
Kerusakan rumah dan keterbatasan fasilitas tidak menyurutkan sejumlah bidan untuk menjalankan tugas kemanusiaan. Karena itu, bantuan yang diberikan diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pribadi para bidan, tetapi juga mendukung keberlangsungan pelayanan kesehatan bagi warga terdampak gempa.
IBI akan terus melakukan inventarisasi dan menghimpun dukungan untuk para bidan yang terdampak hingga kondisi di wilayah bencana berangsur pulih.
Baca Juga: Benarkah Makan Telur Bikin Bisulan? Kepala BGN dan Dokter Gizi Beri Penjelasan Ilmiah
Editor : Ubaidillah