RadarBangkalan.id - Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat menerbitkan Travel Health Notice Level 2 terkait virus Zika di Bali pada 7 Agustus 2026. Imbauan tersebut meminta wisatawan yang berencana bepergian ke Bali menerapkan langkah pencegahan tambahan.
Namun, Kementerian Kesehatan RI menyatakan hingga saat ini belum ada kasus Zika yang terdeteksi di Provinsi Bali. Pemerintah juga mengklaim pemantauan melalui sejumlah sistem surveilans belum menemukan kasus penyakit yang ditularkan oleh nyamuk tersebut.
Baca Juga: Sering Alami Iyup Saat Pakai Behel? Dokter Ungkap Penyebab dan Kapan Hilang
Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Andi Saguni mengatakan tidak ada laporan kasus Zika di Bali hingga Sabtu (22/8/2026).
"Kasus Zika di Provinsi Bali tidak pernah ada laporan kasus sampai dengan hari ini," kata Andi saat dihubungi detikcom.
Kemenkes Pantau Zika Melalui Sistem Surveilans
Kemenkes melakukan pemantauan penyakit yang ditularkan melalui vektor melalui sistem surveilans sentinel arbovirosis. Sistem tersebut digunakan untuk memantau sejumlah penyakit, termasuk dengue, Zika, dan chikungunya.
Berdasarkan pemantauan tersebut, Kemenkes menyebut belum menemukan kasus Zika di Bali.
Baca Juga: Studi Ungkap Wajah Orang Kaya Bisa Terlihat Berbeda, Ini Penjelasannya
Pemantauan juga dilakukan melalui sistem surveilans sindrom Penyakit Infeksi Emerging (PIE) yang melibatkan 21 rumah sakit. Hasil pemantauan hingga kini juga belum mendeteksi kasus Zika di Bali.
Baca Juga: Berapa Langkah Sehari yang Ideal? Riset Ungkap Target Jalan Kaki untuk Tiap Usia
Awal Mula Informasi Wisatawan Positif Zika
Andi menjelaskan, informasi yang kemudian menjadi perhatian terkait wisatawan yang positif Zika setelah berkunjung ke Bali sebelumnya merujuk pada buletin European Centre for Disease Prevention and Control (ECDC) pada minggu ke-16, yakni periode 11-17 April 2026.
Dalam laporan tersebut disebutkan terdapat wisatawan asal Prancis dan Jerman yang dinyatakan positif Zika setelah melakukan perjalanan ke Bali.
Namun, informasi tersebut tidak menjelaskan secara rinci lokasi yang dikunjungi para wisatawan selama berada di Bali.
Dinas Kesehatan Provinsi Bali kemudian melakukan verifikasi terhadap informasi tersebut. Berdasarkan penelusuran yang dilakukan, Kemenkes menyatakan tidak menemukan kasus Zika yang berkaitan dengan wisatawan asing tersebut di Bali.
Baca Juga: RSUD Ruteng Rusak Akibat Gempa, Menkes Kerahkan Dokter Ortopedi dan Bangun RS Lapangan
Kemenkes Koordinasi dengan CDC Indonesia dan CDC AS
Ketika informasi dari buletin ECDC kembali disoroti melalui Travel Health Notice CDC Amerika Serikat, Kemenkes melakukan tindak lanjut melalui koordinasi dengan CDC Indonesia dan CDC Amerika Serikat.
"Saat berita buletin ECDC dinaikkan lagi oleh CDC Amerika Serikat, langsung ditindaklanjuti melalui pertemuan dengan CDC Indonesia dan CDC Amerika Serikat," ujar Andi.
Baca Juga: Jarang Olahraga Bikin Gampang Baper? Ini Penjelasan Psikolog
Kemenkes juga menyebut hingga 10 Agustus 2026 pukul 21.00 WIB, Indonesia belum menerima notifikasi melalui mekanisme International Health Regulations (IHR) dari Prancis maupun Jerman terkait kasus Zika tersebut.
"Sampai saat ini pun tidak ada notifikasi IHR terkait Zika dari negara-negara tersebut," kata Andi.
Apa Arti Travel Health Notice Level 2 CDC?
Travel Health Notice Level 2 berarti wisatawan diminta menerapkan enhanced precautions atau langkah pencegahan tambahan ketika bepergian ke wilayah yang mendapat peringatan tersebut.
Dalam konteks Zika, perhatian khusus diperlukan karena virus ini terutama ditularkan melalui gigitan nyamuk tertentu. Zika juga memiliki perhatian khusus bagi kehamilan karena infeksi selama kehamilan dapat menimbulkan risiko terhadap janin.
Baca Juga: Lomba 17 Agustus Bisa Picu Cedera, Dokter Ortopedi Ungkap Risiko yang Perlu Diwaspadai
Meski demikian, Kemenkes menegaskan bahwa berdasarkan sistem pemantauan nasional yang dijalankan hingga saat ini, belum ditemukan bukti kasus Zika di Bali.
Baca Juga: Bansos Dihentikan untuk Rekening Terindikasi Judi Online, Ribuan KPM Dicoret
Kemenkes: Belum Ada Bukti Kasus Zika di Bali
Kemenkes menyatakan telah melakukan penelusuran dan pemantauan setelah muncul laporan wisatawan asing yang positif Zika setelah perjalanan ke Bali.
Baca Juga: Jarang Olahraga Bikin Gampang Baper? Ini Penjelasan Psikolog
Hasil surveilans di Bali maupun pemantauan melalui rumah sakit belum menemukan kasus Zika. Pemerintah juga menyebut belum menerima notifikasi IHR dari negara yang disebut dalam laporan sebelumnya.
Dengan demikian, wisatawan tetap perlu memperhatikan langkah pencegahan gigitan nyamuk dan memantau informasi kesehatan terbaru ketika berkunjung ke Bali.
Editor : Ubaidillah