Budi Gunadi Sadikin Masuk Bursa Dirjen WHO, Jadi Salah Satu dari 4 Kandidat

Ubaidillah • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 09:00 WIB
Foto: Devandra Abi Prasetyo/detik
Foto: Devandra Abi Prasetyo/detik

 

RadarBangkalan.id - Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin masuk dalam bursa calon Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Indonesia resmi mengajukan nama Budi sebagai salah satu dari empat kandidat prospektif yang bersaing memperebutkan posisi tertinggi di badan kesehatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tersebut.

Berdasarkan pembaruan laman resmi WHO yang dikutip pada Senin (24/8/2026), Budi menjadi kandidat yang diajukan Indonesia. Ia akan bersaing dengan tiga tokoh kesehatan dari Qatar, Arab Saudi, dan Belgia.

Baca Juga: Sering Alami Iyup Saat Pakai Behel? Dokter Ungkap Penyebab dan Kapan Hilang

Empat kandidat prospektif Dirjen WHO tersebut adalah:

Masuknya Budi dalam daftar tersebut menempatkan Indonesia dalam persaingan untuk menduduki posisi pimpinan tertinggi WHO.

Respons Santai Budi Gunadi Sadikin

Kabar pencalonannya sebagai kandidat Dirjen WHO sebelumnya mendapat perhatian media internasional. Namun, Budi Gunadi Sadikin justru merespons kabar tersebut dengan santai dan bercanda.

Saat ditanya wartawan mengenai pencalonannya pada 22 Juni 2026, Budi memberikan respons singkat sambil tertawa.

Baca Juga: Studi Ungkap Wajah Orang Kaya Bisa Terlihat Berbeda, Ini Penjelasannya

"Iya?" jawab Budi.

Ia kemudian melontarkan candaan terkait kabar tersebut.

Baca Juga: Kolesterol Normal Bukan Jaminan Bebas Serangan Jantung, Ini Faktor Risikonya

"Saya jadi ikatan wartawan saja," kelakarnya.

Sebelumnya, media pembangunan global Devex melaporkan Budi sebagai salah satu figur potensial untuk memimpin WHO. Dalam wawancara di sela-sela Sidang Kesehatan Dunia atau World Health Assembly ke-79 di Jenewa, Budi mengaku telah membahas peluang tersebut bersama Presiden RI Prabowo Subianto.

Rekam Jejak Budi Jadi Perhatian

Latar belakang Budi Gunadi Sadikin sebagai mantan bankir dan manajer keuangan menjadi salah satu aspek yang dinilai relevan untuk posisi tersebut. Pengalaman tersebut dinilai dapat membantu upaya pembenahan manajemen keuangan dan reformasi kelembagaan WHO.

Baca Juga: RSUD Ruteng Rusak Akibat Gempa, Menkes Kerahkan Dokter Ortopedi dan Bangun RS Lapangan

Selain pengalaman di bidang keuangan, Budi memiliki rekam jejak dalam memimpin reformasi sistem kesehatan nasional Indonesia. Ia juga berperan dalam pengembangan digitalisasi layanan kesehatan setelah pandemi COVID-19.

Sejumlah sumber internasional juga menyebut Budi memperoleh dukungan dari sejumlah negara di kawasan Asia. Gaya kepemimpinannya dinilai berpotensi menjadi jembatan diplomasi antara negara berkembang dan negara maju.

Berpeluang Cetak Sejarah

Baca Juga: Lomba 17 Agustus Bisa Picu Cedera, Dokter Ortopedi Ungkap Risiko yang Perlu Diwaspadai

Jika nantinya terpilih sebagai Dirjen WHO, Budi Gunadi Sadikin berpeluang mencatat sejarah sebagai warga negara Indonesia pertama yang memimpin salah satu badan khusus PBB tersebut.

Namun, perjalanan menuju posisi tersebut masih harus melalui proses pemilihan yang berlaku di WHO. Untuk saat ini, Budi baru tercatat sebagai salah satu dari empat kandidat prospektif yang diajukan untuk memperebutkan jabatan Dirjen WHO.

Baca Juga: Berapa Langkah Sehari yang Ideal? Riset Ungkap Target Jalan Kaki untuk Tiap Usia

Editor : Ubaidillah
kandidat dirjen who dirjen who kesehatan global organisasi kesehatan dunia budi gunadi sadikin