Cara Menjaga Berat Badan Tetap Stabil Setelah Diet, Dokter Ungkap 4 Kuncinya

Ubaidillah • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 05:58 WIB
Foto ilustrasi: Getty Images/Stock photo and footage
Foto ilustrasi: Getty Images/Stock photo and footage

 

RadarBangkalan.id - Menurunkan berat badan bukan satu-satunya tantangan dalam menjalani diet. Mempertahankan berat badan agar tetap stabil setelah berhasil mencapai target juga membutuhkan konsistensi, terutama karena tubuh dapat mengalami dorongan untuk kembali ke berat sebelumnya.

Spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, menjelaskan bahwa kondisi tersebut salah satunya berkaitan dengan fenomena yang disebut fat cell memory atau memori sel lemak. Mekanisme ini dapat membuat seseorang lebih mudah mengalami peningkatan nafsu makan setelah berat badan turun.

Baca Juga: Bayi 1 Tahun Didiagnosis Sembelit, Ternyata Idap Kanker Langka dengan Tumor 30 Cm

"Memang paling susah itu ketika berat badan sudah turun dan bikin dia tetap stabil. Ditambah ada memori sel lemak (fat cell memory) yang membuat kita terus-terusan pengen makan lebih banyak dari sebelumnya," kata dr Yaze dalam live TikTok detikHealth, Kamis (20/8/2026).

Karena itu, menjaga berat badan setelah diet tidak cukup hanya dengan mengurangi makanan. Ada sejumlah kebiasaan yang perlu dipertahankan secara konsisten.

1. Perbanyak Protein dan Serat

Salah satu cara menjaga berat badan tetap stabil adalah meningkatkan asupan protein dan serat dalam menu harian.

Keduanya dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga keinginan untuk mengonsumsi makanan atau mengudap secara berlebihan dapat ditekan.

Baca Juga: Karnaval Sound Horeg di Banyuwangi Dihentikan, Peserta Ambruk dan Meninggal Dunia

Protein bisa diperoleh dari berbagai sumber makanan, sedangkan serat dapat ditemukan dalam sayuran, buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Baca Juga: Sering Alami Iyup Saat Pakai Behel? Dokter Ungkap Penyebab dan Kapan Hilang

2. Tetap Kontrol Porsi Makan

Setelah berat badan mencapai target, bukan berarti seseorang bisa langsung kembali ke pola makan sebelum diet.

Kontrol terhadap porsi makanan tetap diperlukan agar asupan energi tidak berlebihan. Kebiasaan makan yang sudah dibangun selama proses penurunan berat badan sebaiknya dipertahankan.

Pola makan tersebut juga perlu diimbangi dengan aktivitas fisik atau olahraga secara rutin.

Baca Juga: Studi Ungkap Wajah Orang Kaya Bisa Terlihat Berbeda, Ini Penjelasannya

3. Pastikan Tidur Cukup dan Berkualitas

Tidur juga menjadi bagian penting dalam menjaga berat badan.

Dr Yaze menyarankan tidur sekitar 6 hingga 8 jam setiap hari secara konsisten. Menurutnya, waktu tidur yang terputus-putus tidak memberikan manfaat yang sama bagi pemulihan tubuh.

"Selain aktivitas fisik dan menjaga porsi makan, manajemen stres dan jam tidur itu penting banget. Tidurnya minimal 6 sampai 8 jam sehari dan bukan yang putus-putus, supaya metabolisme tetap optimal dan berat badan bisa stabil," ujar dr Yaze.

Baca Juga: Kolesterol Normal Bukan Jaminan Bebas Serangan Jantung, Ini Faktor Risikonya

4. Kelola Stres

Stres yang tidak dikelola dengan baik juga dapat memengaruhi pola makan dan nafsu makan.

Ketika mengalami tekanan, sebagian orang dapat terdorong untuk mencari makanan sebagai respons emosional. Jika berlangsung berulang, kondisi tersebut dapat membuat asupan makanan meningkat dan mengganggu upaya mempertahankan berat badan.

Karena itu, manajemen stres perlu menjadi bagian dari rutinitas setelah diet.

Jangan Kembali ke Pola Lama Setelah Berat Badan Turun

Menjaga berat badan membutuhkan perubahan kebiasaan yang berkelanjutan, bukan sekadar menjalani diet dalam waktu tertentu.

Setelah berat badan turun, seseorang tetap perlu memperhatikan porsi makan, memilih makanan yang mengenyangkan, rutin bergerak, menjaga kualitas tidur, dan mengelola stres.

Baca Juga: Berapa Langkah Sehari yang Ideal? Riset Ungkap Target Jalan Kaki untuk Tiap Usia

Fenomena fat cell memory juga menjadi salah satu alasan mengapa mempertahankan berat badan dapat terasa lebih sulit dibandingkan menurunkannya.

Baca Juga: Lomba 17 Agustus Bisa Picu Cedera, Dokter Ortopedi Ungkap Risiko yang Perlu Diwaspadai

Dengan menjaga kebiasaan tersebut secara konsisten, peluang berat badan kembali naik dapat ditekan. Yang terpenting, target setelah diet bukan hanya mencapai angka tertentu di timbangan, tetapi membangun pola hidup yang dapat dipertahankan dalam jangka panjang.

Editor : Ubaidillah
manajemen berat badan fat cell memory tips diet berat badan